BPS: Pertumbuhan Ekonomi di Sultra Mengalami Peningkatan

Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara telah merilis indikator strategis terkini terkait pertumbuhan ekonomi triwulan II-2023.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Agnes Widiastuti, S.Si., ME melalui keterangan resminya.

“Perekonomian Sulawesi Tenggara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 mencapai Rp 42,69 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 26,31 triliun,” jelasnya.

Ia menambahkan Ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan II-2023 terhadap triwulan I-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 3,17 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 31,65 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 42,75 persen.

“Ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 4,85 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,85 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,18 persen,” ungkapnya.

Lanjutnya Ekonomi Sulawesi Tenggara semester I-2023 terhadap semester I-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5,65 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,74 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,19 persen.

“Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memberikan kontribusi paling dominan terhadap PDRB Sulawesi Tenggara sebesar 23,57 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, kontribusi paling dominan terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 48,13 persen,” pungkasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait