Senin, Juli 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perkara Kemalingan Obat Fentanyl di Dua Rumah Sakit Naik ke Tahap Penyidikan, Polresta Kendari Cari Pelaku

KENDARIKINI.COM – Kasus hilangnya ribuan ampul obat bius golongan narkotika di RSUD Bahteramas dan RSUD Kota Kendari terus bergulir.

Setelah melalui tahap penyelidikan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari resmi menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan.

Langkah ini diambil setelah polisi menemukan adanya unsur tindak pidana saat dilakukan penyelidikan dalam peristiwa yang menggemparkan dunia medis Sultra tersebut.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Eko Widiantoro melalui Kasatreskrim AKP Nirwan Fakaubun mengatakan bahwa saat ini perkara sudah naik ke tahap penyidikan.

“Kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Nirwan pada Jumat, 11 April 2025.

Nirwan menyebut dari hasil penyelidikan kasus ini ditemukan adanya tindak pidana sehingga kasus ini di naikkan ke tahap penyidikan.

“Sudah jelas (ada tindak pidana),” tambahnya.

Dia mengatakan dalam kasus tersebut 8 orang saksi sudah di periksa untuk dimintai keterangan nya.

“8 saksi itu, Security, dan staf-staf nya di RS Bahteramas,” ungkapnya.

Sementara di RSUD Kota Kendari pihaknya memeriksa 5 orang Saksi.

“5 orang telah di periksa sebagai saksi dari pihak RS (sekuriti , staf, dan lainnya),” tambahnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa telah mengumpulkan sejumlah barang bukti.

“Sekarang proses dalam pencarian pelaku,” tutupnya.

Untuk diketahui Fentanyl sendiri merupakan narkotika golongan berat yang memiliki efek bius sangat kuat dan berisiko tinggi jika disalahgunakan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -