Rabu, Juni 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBerita2 Warga Mawasangka Hilang Kontak di Perairan Kabaena Bombana, Basarnas Kendari Kerahkan...

2 Warga Mawasangka Hilang Kontak di Perairan Kabaena Bombana, Basarnas Kendari Kerahkan RB 210

KENDARIKINI.COM – Dua warga Desa Napa, Kecamatan Mawasangka, dilaporkan hilang kontak saat melintas di perairan Pulau Kabaena, tepatnya di sekitar Desa Tapuhaka, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Minggu (15/2/2026).

Laporan tersebut diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 18.50 Wita dari Ibu Zubaedah, istri salah satu korban. Ia melaporkan satu unit longboat dengan penumpang (POB) dua orang belum tiba di tujuan dan tidak dapat dihubungi.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim SAR.

“Pada pukul 19.05 Wita, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi perkiraan kejadian (LKP) menggunakan RB 210 untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Amiruddin.

Jarak tempuh dari Pos SAR Baubau ke LKP diperkirakan sekitar 28 nautical mile (NM).

Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca di wilayah pencarian dalam keadaan cerah, dengan kecepatan angin 9 kilometer per jam dari arah tenggara dan tinggi gelombang sekitar 0,75 meter.

Adapun identitas korban yang dilaporkan hilang kontak yakni La Angga (50) dan Renal (20). Keduanya diketahui berangkat pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita dari Pelabuhan Rakyat Dongkala menuju Mawasangka menggunakan longboat, dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam.

Namun hingga malam hari, keduanya belum tiba di lokasi tujuan. Pihak keluarga dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian awal, namun belum membuahkan hasil hingga laporan diterima Basarnas Kendari.

Operasi SAR melibatkan Staf Operasi KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Baubau, ABK RB 210, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Peralatan yang digunakan antara lain rescue car, RB 210, longboat, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -