Kamis, Juli 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kerja-Kerja PT Vale Jaga Baku Mutu Air Lingkar Perusahaaan

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) berusaha membuktikan bahwa pertambangan nikel di Indonesia bisa bersih dan berkelanjutan dengan menerapkan standar Environmental, Social, and Governance (ESG).

PT Vale telah beroperasi selama 57 tahun dan mengedepankan prinsip keseimbangan antara manusia, laba perusahaan, dan lingkungan (People, Profit, Planet) dalam setiap operasinya. 

Presiden Direktur dan CEO PT Vale, Febriany Eddy, menegaskan bahwa perusahaan selalu mempertimbangkan aspek lingkungan dalam setiap langkah bisnisnya

Dalam upaya memenuhi aspek kepatuhan perundang-undangan yang berlaku, sebuah laboratorium independen terakreditasi melakukan pemantauan rutin dan analisis terhadap efluen PT Vael. Analisis dilakukan menggunakan metode SNI 6989.59:2008 Air dan Air Limbah, serta metode sesuai standar American Public Health Association (APHA).

Hasil pemeriksaan pada 2022 mendapati kualitas hasil olahan efluen perusahaan telah memenuhi baku mutu.

Kinerja pengelolaan efluen tersebut tidak lepas dari instrumen dan sumber daya yang kami alokasikan secara serius. Untuk mengendalikan limbah cair (effluent) dari area tambang dan pabrik pengolahan, kami membangun lebih dari 100 kolam pengendapan (pond) di Blok Sorowako. Kolam pengendapan dilengkapi dua fasilitas pengolahan limbah cair untuk mengurangi pencemaran badan air.

Teknologi LGS merupakan teknologi standar dalam penjernihan air untuk pengolahan bahan baku air minum. Teknologi LGS pertama untuk pertambangan di Indonesia ini merupakan hasil 2 tahun riset dan kerja sama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Pembangunan fasilitas ini merupakan bentuk kepatuhan perseroan terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 9 Tahun 2006 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pertambangan Bijih Nikel.

Pengolahan limbah cair juga diiringi pengecekan kualitas air danau secara reguler bersama lembaga independen. Hasil pengukuran kadar TSS dan Cr6+ di Danau Matano dan Danau Mahalona selalu berada jauh di bawah baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah dan APHA.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -