KENDARI, KENDARIKINI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Sulawesi Tenggara. Salah satu personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Alimudin, sukses meraih medali perak pada ajang 6th Kun Khmer World Championship yang digelar di Sihanoukville, Provinsi Preah Sihanouk, Kamboja, Februari 2026.
Kejuaraan dunia Kun Khmer edisi keenam ini menjadi salah satu yang terbesar sepanjang sejarah, dengan diikuti sekitar 125 atlet dari kurang lebih 20 negara. Ajang tersebut sebelumnya dijadwalkan pada 17–20 Desember 2025, namun diundur ke Februari 2026 karena pertimbangan teknis dan keamanan.
Alimudin yang juga merupakan atlet binaan Patriot 143 Fighting Camp Sultra tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga menembus partai final. Penampilan penuh determinasi mengantarkannya finis sebagai Juara II dan menyumbangkan medali perak bagi Indonesia.
Prestasi ini mempertegas konsistensi Alimudin di cabang olahraga Kun Khmer. Sebelumnya, ia juga meraih medali perak pada Kejuaraan Nasional III Kun Khmer Indonesia yang digelar di Makassar, Desember 2025.
Kejuaraan dunia tersebut diikuti atlet dari berbagai negara seperti Indonesia, Kamboja, Vietnam, Kamerun, Prancis, India, Jepang, Filipina, Rusia, Spanyol, Ukraina, dan Amerika Serikat. Media internasional seperti Khmer Times dan The Phnom Penh Post bahkan menyebut edisi tahun ini sebagai yang terbesar dalam sejarah Kun Khmer.
Persaingan berlangsung ketat. Tim Vietnam sempat mendominasi perolehan medali pada hari-hari awal kejuaraan, menandakan perkembangan pesat dan meningkatnya daya saing Kun Khmer di level global.
Federasi Kun Khmer Internasional (IKKF) juga memanfaatkan momentum ini untuk memperluas dukungan internasional, termasuk mendorong pengakuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). Pada 2026, hasil pertandingan Kun Khmer mulai tercatat dalam basis data olahraga bela diri dunia, BoxRec, melalui kerja sama dengan World Kickboxing Network (WKN).
Kabar baik lainnya, Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Kun Khmer berikutnya yang direncanakan berlangsung pada November 2026.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Kendari, Ahriawandy Efendy, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Ini prestasi luar biasa dan membanggakan. Alimudin membuktikan bahwa personel Damkarmat Kota Kendari tidak hanya sigap dalam tugas kemanusiaan, tetapi juga mampu bersaing di level dunia,” ujarnya, Sabtu (14/2).
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi aparatur Pemerintah Kota Kendari serta generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang.
Keberhasilan Alimudin menjadi bukti bahwa disiplin, kerja keras, dan semangat pengabdian mampu mengantarkan putra daerah Kota Kendari bersaing dan berprestasi di panggung internasional.*










