KENDARIKINI.COM – Salah satu tokoh pemuda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), M Nurlan Ronga menyoroti dua item pekerjaan pemeliharaan jalan di Desa Punggawukawu, Kecamatan Benua, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Nurlan mengatakan bahwa dua pekerjaan tersebut yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024 diduga dikerjakan dengan asal-asalan.
Pasalnya menurut Nurlan tak berselang lama pekerjaan tersebut kondisinya sudah sangat memprihatikan.
“Seharusnya dengan adanya dana desa kini setiap kepala desa di seluruh wilayah Indonesia dapat membangun wilayah mereka dengan memanfaatkan anggaran dana desa dengan baik, Dana desa kini bisa dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur jalan jembatan dan sarana dan prasarana lainnya,” jelasnya.
Lanjutnya tetapi dengan anggaran yang mencapai miliaran rupiah banyak oknum kepala desa yang ingin meraup keuntungan disetiap kegiatan yang mengunakan anggaran dana desa, tanpa memperhatikan kualitas dari pekerjaan tersebut.

“Pada Minggu 13 April 2024 saya melihat langsung kondisi dua item pekerjaan pemeliharaan jalan di desa Punggawukawu sangat memperihatinkan, pasalnya pekerjaan yang baru dikerjakan tahun kemarin tapi kondisinya saat ini sangat tidak enak dipandang oleh mata, Kegiatan pemeliharaan jalan desa yang menelan anggaran hingga Rp 117.000.000 serta pemeliharaan jalan pemukiman yang menghabiskan anggaran sebanyak Rp 103.000.000,” jelasnya.
“Saya begitu kaget melihat kondisi jalan tersebut, apalagi baru saja dikerjakan ditahun kemarin tapi keadaan saat kami cek sore tadi sangat amburadul,” tambahnya.
Pihaknya yang juga sebagai oemerhati pembagunan Konawe Selatan tidak akan tinggal diam melihat kondisi jalan tersebut.
“Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan aksi demonstrasi sekaligus pelaporan ke APH,” pungkasnya.
Sementara itu media ini telah berusaha mengkonfirmasi ke pihak Kades Punggawukawu, Agusman melalui pesan WhatsApp, SMS, panggilan WhatsApp dan telepon, namun belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*










