KENDARIKINI.COM – Konsorsium Aktivis Sulawesi Tenggara (KASTARA) meluncurkan gerakan donasi simbolis Rp50 ribu sebagai kritik terhadap kinerja BNNP Sultra.
Aliansi yang terdiri dari delapan organisasi itu juga mengusulkan pembentukan tim independen pemberantasan narkoba.
Penanggung Jawab KASTARA, Ikhram, menilai penanganan peredaran narkotika di Sulawesi Tenggara belum menunjukkan hasil maksimal.
Ia mengutip data Indeks Kawasan Rawan Narkoba sebagai dasar perlunya evaluasi terhadap strategi pemberantasan narkoba.
Menurut Ikhram, peredaran narkoba masih ditemukan di sejumlah wilayah sehingga dibutuhkan langkah penindakan yang lebih efektif.
KASTARA menyatakan gerakan donasi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap kinerja lembaga pemberantasan narkotika.
Selain itu, KASTARA mengaku siap membantu pemberantasan narkoba melalui pembentukan tim independen jika diperlukan.
Aliansi tersebut juga meminta aparat lebih fokus menindak jaringan dan bandar besar narkotika.
KASTARA menegaskan akan terus mengawal isu pemberantasan narkoba dan mendorong perbaikan strategi penegakan hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari BNNP Sulawesi Tenggara terkait pernyataan KASTARA.*










