Senin, Juli 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPRD Sultra Tegaskan Pemda Bombana Jangan Sekedar Pencitraan, Fasilitas Kesehatan Warga Harus Jadi Prioritas

KENDARIKINI.COM, BOMBANA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Daerah Pemilihan (Dapil) Bombana mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana, khususnya Bupati Bombana, agar tidak hanya fokus pada kegiatan pencitraan, tetapi lebih serius memperhatikan fasilitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video viral berdurasi 1 menit 4 detik di media sosial yang memperlihatkan warga Bombana harus merujuk pasien menggunakan perahu akibat minimnya fasilitas layanan kesehatan darurat jalur laut pada Minggu, 18 Januari 2026.

Anggota DPRD Sultra Dapil Bombana, Halik, menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi bukti lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan kesehatan warga, yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar.

“Jangan hanya fokus pada pembangunan fisik seperti jembatan dan jalan. Ada kesan ingin kelihatan pencitraan, padahal yang paling penting dan wajib adalah kesehatan karena itu kebutuhan pokok rakyat,” kata Halik saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Minggu (18/1)

Menurut Halik, fasilitas kesehatan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah daerah tanpa terkecuali, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Bombana.

“Ini wajib, karena kesehatan masyarakat adalah salah satu pelayanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Halik juga merekomendasikan agar Pemda Bombana segera melakukan langkah konkret pada tahun 2026 dengan membangun fasilitas kesehatan yang memadai, seperti puskesmas di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

“Pemda Bombana harus segera membangun puskesmas di pesisir pulau-pulau kecil agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, khususnya saat kondisi darurat,” pungkas Halik.

Ia berharap, pemerintah daerah dapat menjadikan persoalan kesehatan warga sebagai prioritas utama, bukan sekadar program yang bersifat seremonial.(Faldi)*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -