KENDARIKINI.COM – Kondisi infrastruktur Jalan Belimbing di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dikeluhkan warga setempat.
Berdasarkan pantauan jurnalis Kendarikini.com, ruas jalan tersebut dipenuhi lubang dan permukaannya tidak rata, sehingga menyulitkan aktivitas warga yang melintas setiap hari. Warga menyebut, jalan itu sudah sekitar 13 tahun tidak mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Kota Kendari.
Akibat belum adanya penanganan, sejumlah warga mengaku terpaksa bergotong royong mengumpulkan dana untuk membeli tanah timbunan guna menutup beberapa titik jalan yang berlubang, agar masih bisa dilalui kendaraan.
“Kalau hujan jalan jadi becek dan licin, kalau panas debunya tebal. Sudah lama sekali tidak diperbaiki,” ujar salah seorang warga setempat.
Selain menjadi akses utama permukiman, Jalan Belimbing juga berada di kawasan fasilitas pendidikan, salah satunya Yayasan Sultan Al-Amin Kendari. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pelajar dan masyarakat yang melintas setiap hari.
Warga pun berharap Pemerintah Kota Kendari dapat memberikan perhatian serius dan segera melakukan perbaikan agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.
Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Muh. Jayadi, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan perencanaan perbaikan Jalan Belimbing.
Namun demikian, realisasi pekerjaan masih bergantung pada kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari tahun 2026.
“Secara teknis dan perencanaan sudah kami siapkan. Namun, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kondisi APBD. Proses penganggaran dibahas bersama DPRD, kami di OPD hanya mengajukan usulan,” kata Jayadi saat dikonfirmasi Kendarikini.com, Selasa (20/1/2026).
Ia menambahkan, Dinas PUPR akan terus mendorong agar perbaikan jalan tersebut dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan infrastruktur Kota Kendari.
(Faldi)*










