Minggu, Juni 21, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tujuh Wali-Wali Diduga Belum Bayar Upah Pekerja RSUD Konkep, Ratusan Buruh Mengeluh

KENDARIKINI.COM – Sejumlah pekerja proyek pembangunan RSUD Konawe Kepulauan mengeluhkan belum dibayarkannya upah mereka, Jumat (20/3/2026).

Salah satu pekerja, Haris, menyebut hampir 200 pekerja belum menerima gaji selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Menurutnya, beberapa pekerja asal Jawa bahkan masih tertahan di Wawonii karena tidak memiliki biaya untuk pulang.

“Masih ada sembilan orang dari Jawa belum bisa pulang karena tidak punya uang,” ungkap Haris.

Ia menjelaskan, rata-rata upah pekerja hanya sekitar Rp150 ribu per hari, bahkan ada yang di bawah itu.

Haris juga menyebut pihak subkontraktor bernama Budi sulit dihubungi terkait pembayaran upah tersebut.

“Kalau dihubungi lewat WhatsApp tidak dibalas, ditelepon juga tidak diangkat,” ujarnya.

“Tujuh Wali-wali nama perusahaannya,” tambahnya.

Para pekerja sempat melakukan aksi protes di mess sebelum akhirnya sebagian memutuskan pulang dengan kondisi terbatas.

“Mereka tetap pulang, hanya pegang tiket dan sedikit uang untuk di jalan,” tambahnya lagi

Haris menilai proyek tersebut tidak mungkin mengalami kebangkrutan karena anggaran berasal dari pemerintah pusat.

Ia berharap pihak terkait segera menyelesaikan kewajiban pembayaran upah para pekerja.

Hingga kini, sejumlah mandor dan pekerja, khususnya yang berasal dari luar daerah, masih menunggu kejelasan gaji mereka.

Sementara itu salah satu penanggungjawab, Budi yang dikonfirmasi via pesan dan panggilan whats app, serta sms dan panggilan telepon belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -