KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka melaunching Program Sultra Religi di Masjid Sekretariat DPRD Sultra, Minggu dini hari.
Peluncuran program ditandai Murojaah Bersama 1.000 santri dengan tema membumikan Al-Qur’an dan sholawat di Sulawesi Tenggara.
Program Sultra Religi menjadi bagian visi Pemprov Sultra membangun kekuatan spiritual masyarakat sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan.
Andi Sumangerukka menyebut program itu dirancang sejak awal sebagai penguatan nilai religius berbasis masjid.
“Kebaikan kita awali dari masjid. Ini bagian mengisi hati dan nurani,” ujar Andi Sumangerukka.
Ia menegaskan pembangunan harus dimulai dengan nilai keagamaan, menjadikan setiap aktivitas sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Menurutnya, murojaah Al-Qur’an diharapkan menghadirkan keberkahan dan rahmat bagi masyarakat di Bumi Anoa.
Dalam kegiatan itu, Gubernur resmi melaunching Sultra Religi menuju Sultra sebagai kota Al-Qur’an.
Program tersebut menargetkan terwujudnya 100 ribu penghafal Al-Qur’an melalui pembinaan santri dan penguatan pendidikan tahfidz.
Pemprov Sultra menggandeng Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al Askar Kendari dalam menjalankan program tersebut.
Kegiatan murojaah bersama dijadwalkan berlangsung rutin setiap bulan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan lembaga pendidikan pesantren.
Program ini diharapkan mencetak generasi Qur’ani sekaligus memperkuat identitas religius Sulawesi Tenggara ke depan.*










