Rabu, Juli 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Longboat Mati Mesin di Perairan Tobaku, Nelayan Kolut Ditemukan Selamat Usai Hanyut

KENDARIKINI.COM – Seorang nelayan asal Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang sempat dilaporkan hilang kontak akibat longboat mati mesin di perairan Tobaku akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 14.55 Wita. Informasi awal diterima melalui Comm Centre KPP Kendari dari Ulfa, anak korban, yang melaporkan ayahnya mengalami kecelakaan kapal dan lost contact saat melaut.

Korban diketahui bernama Makmur (51), warga Desa Kaluku Luku, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara. Saat kejadian, korban memancing seorang diri menggunakan longboat di sekitar perairan Tobaku.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 15.10 Wita, Tim Rescue Pos SAR Kolaka langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Jarak tempuh dari Pos SAR Kolaka ke LKP sekitar 68 nautical mile (NM).

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menjelaskan bahwa berdasarkan kronologis, korban berangkat memancing pada Rabu, 24 Desember 2025, sekitar pukul 16.30 Wita.

Keesokan harinya, Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 Wita, korban sempat menghubungi keluarga dan mengabarkan bahwa mesin longboat miliknya mengalami gangguan hingga hanyut terbawa arus.

“Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas,” jelas Amiruddin, melalui siaran resminya pada Kamis, 25 Desember 2025.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 16.06 Wita. Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Perairan Palopo, sekitar 28 NM arah barat laut dari titik LKP.

Korban selanjutnya dievakuasi dengan cara menarik longboat miliknya menuju Pantai Kaluku Luku, Kabupaten Kolaka Utara. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tambah Amiruddin.

Dalam operasi SAR tersebut, unsur yang terlibat meliputi Staf Ops KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, BPBD Kolaka Utara, masyarakat setempat, serta keluarga korban. Sementara alut utama yang digunakan antara lain rescue car, RIB, rubber boat, peralatan medis dan evakuasi, serta peralatan komunikasi dan keselamatan lainnya.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 4 km/jam dari arah barat laut dan tinggi gelombang berkisar 0,25 hingga 0,5 meter.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -