Jumat, Juli 31, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PT Vale Gandeng Tempo Institute Tingkatkan Kompetensi Jurnalis di Sorowako

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk kembali menggandeng Tempo Institute untuk meningkatkan kapasitas insan pers melalui program Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada 26–28 Juli 2026.

Kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini diikuti 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Para peserta mendapat pelatihan jurnalistik investigasi, teknik verifikasi data, serta penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta.

Selain pelatihan, peserta diajak mengunjungi area operasional PT Vale untuk melihat langsung praktik pertambangan berkelanjutan dan implementasi program Environmental, Social, and Governance (ESG).

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-58 PT Vale yang mengusung tema “Tangguh dan Bertanggung Jawab: Tumbuh dengan Integritas, Memimpin dengan Tanggung Jawab.”

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan media memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang independen dan berbasis fakta.

Menurutnya, integritas perusahaan juga tercermin melalui keterbukaan informasi kepada publik.

“Melalui kegiatan ini kami berharap jurnalis tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga memahami secara langsung komitmen keberlanjutan PT Vale sehingga mampu menghadirkan pemberitaan yang objektif dan berimbang,” ujar Yusri.

Redaktur Pelaksana Tempo, Raymundus Rikang, mengapresiasi komitmen PT Vale dalam mendukung peningkatan kompetensi wartawan, khususnya di bidang jurnalistik investigasi.

Ia menilai tidak banyak perusahaan yang membuka ruang bagi jurnalis untuk memperdalam kemampuan investigasi sekaligus memahami proses bisnis secara langsung.

Dalam kesempatan itu, PT Vale juga memaparkan perkembangan Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim).

Senior Manager Construction IGP Sorlim PT Vale, Ridwan Banda, menjelaskan proyek tersebut mengintegrasikan penambangan limonit dengan pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) untuk mengolah bijih nikel kadar rendah menjadi produk bernilai tambah bagi industri kendaraan listrik.

Hingga saat ini, progres konstruksi tambang telah mencapai 50,5 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal II 2027.

Sementara pembangunan fasilitas HPAL telah mencapai 19,3 persen dengan target penyelesaian pada kuartal IV 2027.

PT Vale juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan pertanian organik, pelestarian lingkungan, pelatihan keterampilan, beasiswa, percepatan penurunan stunting, hingga penguatan UMKM sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan di Luwu Timur.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -