Rabu, Juli 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PT WIN Tegaskan Panen Ikan Tetap Berjalan Normal

KENDARIKINI.COM, KONAWE SELATAN – Manajemen PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) membantah tudingan yang menyebut aktivitas pertambangan perusahaan mencemari tambak warga hingga menyebabkan kematian ikan dan berpotensi gagal panen.

Assistant Corporate Communications Officer PT WIN, Aepudin, menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak didukung oleh kajian lingkungan yang sah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hingga saat ini, kata dia, belum ada hasil penelitian resmi yang menyimpulkan adanya hubungan langsung antara aktivitas pertambangan PT WIN dengan kondisi tambak masyarakat.

“Sejumlah tambak yang disebut terdampak masih dapat melakukan panen dengan hasil normal,” ujar Aepudin pada Minggu, 28 Desember 2025.

Ia menjelaskan, PT WIN menjalankan kegiatan pertambangan sesuai ketentuan perizinan dan dokumen lingkungan yang berlaku, termasuk pelaksanaan pengelolaan lingkungan serta upaya pencegahan dampak ke wilayah sekitar.

Terkait adanya keluhan perubahan warna air tambak, Aepudin menyebut hal tersebut masih memerlukan kajian teknis dan uji laboratorium untuk memastikan sumber serta penyebabnya, sehingga tidak bisa serta-merta disimpulkan berasal dari aktivitas pertambangan.

Lebih lanjut, Aepudin menyampaikan bahwa PT WIN secara konsisten menerapkan prinsip Good Mining Practices, kepatuhan terhadap dokumen AMDAL dan perizinan lingkungan, pengelolaan air tambang dan sedimen sesuai kaidah teknis, pembangunan serta pemeliharaan sistem pengendalian limpasan air hujan, hingga monitoring lingkungan secara berkala oleh tenaga ahli.

“Kami berkomitmen terhadap kepatuhan hukum dan penerapan kaidah penambangan yang ramah lingkungan,” tegasnya.

Menurutnya, PT WIN juga terbuka terhadap kajian lingkungan independen yang melibatkan pemerintah, akademisi, dan masyarakat guna memperoleh gambaran objektif terkait kondisi lingkungan pesisir.

“Pendekatan ilmiah dan dialog konstruktif jauh lebih tepat dibandingkan tuduhan sepihak yang berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, PT WIN menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan usaha dan keberlanjutan sosial serta lingkungan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Nurhadi, salah satu pengelola tambak di Desa Parasi, Kecamatan Palangga Selatan, menyampaikan bahwa hasil panen saat ini tidak jauh berbeda dengan panen sebelumnya. Ia menilai isu pencemaran dan potensi gagal panen masih membutuhkan kajian mendalam.

“Alhamdulillah hari ini kami panen dan hasilnya bagus. Pihak PT WIN juga hadir untuk memastikan,” katanya.

Nurhadi juga mengapresiasi kehadiran perusahaan saat panen serta upaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kehadiran perusahaan. Ini menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga hubungan dengan warga dan memastikan aktivitas ekonomi di sekitar tambang tetap berjalan,” tutupnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -