KENDARIKINI.COM – Seorang pengguna jasa Bandara Haluoleo Kendari kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap respons pihak bandara terkait kritik pelayanan yang ia sampaikan sebelumnya.
Melalui postingan akun tiktok Eskrim Merkuri, ia menanggapi tindakan pihak bandara yang membuka rekaman CCTV sebagai bentuk klarifikasi atas keluhannya.
Postinga tersebut pun juga mendapatkan 9784 like, 284 komentar, 325 disimpam dan 425 kali dibagikan saat redaksi media ini menayangkan berita, Selasa 21 Maret 2026.
Penumpang tersebut menilai bahwa pembukaan CCTV tidak menjawab substansi permasalahannya. Menurutnya, inti dari kritik tersebut adalah perilaku petugas yang membicarakan pelanggan di depan pelanggan itu sendiri.
“Keterbatasan CCTV, rekaman visual tidak dapat menangkap percakapan atau suara petugas yang dianggap tidak profesional, Saya mengakui sempat tidak fokus saat diarahkan pertama kali, namun saya menyatakan telah mengucapkan terima kasih saat diarahkan kembali, meskipun hal tersebut mungkin tidak terdengar di CCTV,” jelasnya.
Ia menyayangkan sikap pengelola yang dianggap lebih mengutamakan pembelaan diri daripada melakukan evaluasi internal demi perbaikan layanan.
“Sebenarnya itu murni untuk memperbaiki Bandara Haluoleo sendiri, karena itu merupakan titik temu wisatawan masuk dan keluar,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa keluhan serupa ternyata banyak dialami oleh pengguna jasa lainnya, sebagaimana terlihat dalam kolom komentar di media sosial.
Ia berharap pihak bandara mau menerima saran dengan terbuka agar kualitas pelayanan di gerbang utama Sulawesi Tenggara ini dapat terus tumbuh dan berkembang.*










