Selasa, Juni 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Siaga SAR Lebaran 2026 Ditutup, Tiga Operasi Ditangani di Sultra

KENDARIKINI.COM – Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi ditutup pada 30 Maret 2026.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan dan efektivitas operasi SAR saat kondisi darurat.

Selama pelaksanaan, tercatat tiga operasi SAR yang ditangani oleh tim di wilayah Sulawesi Tenggara.

Operasi pertama, satu korban jatuh dari longboat di perairan Ereke, Buton Utara, 22 Maret 2026.

Pencarian berlangsung tujuh hari, namun korban tidak ditemukan dan dinyatakan hilang.

Operasi kedua, korban terjepit excavator akibat tertimpa batu di Baubau, 26 Maret 2026.

Korban berhasil dievakuasi, namun dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian.

Operasi ketiga, pencarian lansia hilang di kebun Desa Busowa, Buton Selatan, 29 Maret 2026.

Hingga kini, operasi masih berlangsung dan telah memasuki hari kedua pencarian.

Amiruddin menambahkan, pemantauan arus mudik dan balik berjalan lancar di berbagai titik.

Pengawasan dilakukan di bandara, pelabuhan, terminal, serta sejumlah destinasi wisata.

Sebanyak 147 personel ASN dikerahkan dalam Siaga SAR Lebaran tahun ini.

Personel tersebar di KPP Kendari dan sejumlah pos SAR di wilayah Sultra.

Sarana pendukung meliputi alat air, darat, serta perlengkapan medis dan evakuasi.

Seluruh peralatan digunakan untuk memastikan respons cepat terhadap situasi darurat.

Adapun lokasi siaga mencakup pelabuhan, bandara, terminal, dan tempat wisata utama.

Secara umum, pelaksanaan Siaga SAR Lebaran 2026 berjalan aman dan terkendali.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -