Selasa, Juni 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaDPP Pemuda Nusantara Apresiasi Gerak Cepat Kementerian P2MI Selamatkan TKW Asal Sultra...

DPP Pemuda Nusantara Apresiasi Gerak Cepat Kementerian P2MI Selamatkan TKW Asal Sultra di Oman

KENDARIKINI.COM – JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Nusantara menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) atas respons cepat dalam menangani kasus dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sulawesi Tenggara di Oman.

Ketua Umum DPP Pemuda Nusantara, Muhamad Ikram Pelesa, mengatakan Kementerian P2MI bergerak cepat mengevakuasi korban bernama Eka Arwati ke Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oman setelah informasi kasus tersebut mencuat ke publik.

“Gerak cepat pemerintah patut diapresiasi. Tidak membutuhkan waktu lama, Eka Arwati langsung dievakuasi dan saat ini telah berada di Kantor KBRI Oman,” kata Ikram dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/1/2026).

Ikram menjelaskan, setelah menerima informasi melalui video yang beredar di grup WhatsApp, dirinya langsung menghubungi Staf Khusus Menteri P2MI, Ilham Akbar Mustafa, dan laporan tersebut langsung mendapat atensi dari pihak kementerian.

“Saat itu juga langsung ditindaklanjuti. Ini menunjukkan respons cepat dari Kementerian P2MI dalam menangani aduan pekerja migran,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak Kementerian P2MI juga telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban, baik suami Eka Arwati maupun pemerintah desa tempat orang tua korban berdomisili.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

“Saya mendapat kabar bahwa Eka Arwati telah berada di KBRI Oman dan akan segera dipulangkan ke Indonesia. Ini membuktikan negara hadir melindungi warganya,” jelas Ikram.

Lebih lanjut, DPP Pemuda Nusantara berharap pemerintah dapat meminta pertanggungjawaban perusahaan penyalur yang memberangkatkan Eka Arwati ke Oman serta memperketat pengawasan terhadap penempatan pekerja migran Indonesia.

“Kami berharap ada evaluasi dan pertanggungjawaban dari perusahaan terkait, serta tidak ada lagi PMI yang mengalami kekerasan maupun pelecehan oleh majikan di luar negeri,” pungkasnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -