KENDARIKINI.COM – Proyek pembangunan SMAN 1 Kendari telah rampung dan kini digunakan.
Bangunan yang dibiayai APBD Sulawesi Tenggara itu selesai sejak akhir 2024.
Namun puluhan buruh konstruksi mengaku belum menerima upah hingga memasuki 2026.
Persoalan mencuat setelah Imalak Sultra menerima aduan dan melakukan verifikasi lapangan.
Ketua Imalak Sultra, Ali Sabarno, menyebut pekerjaan fisik proyek sebenarnya telah selesai.
“Namun hingga kini buruh belum menerima hak mereka,” ujar Ali.
Imalak menduga keterlambatan terkait belum cairnya anggaran pemerintah kepada kontraktor PT Iftitah Tomia Sejahtera.
Meski begitu, Imalak menegaskan perusahaan tetap wajib memenuhi kewajiban moral dan hukum kepada pekerja.
Imalak meminta transparansi Dinas Pendidikan dan BPKAD.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait belum memberikan konfirmasi resmi.*










