Minggu, Juni 14, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPLN Electrifying Agriculture Dorong Produktivitas Petani Bone Naik Dua Kali

PLN Electrifying Agriculture Dorong Produktivitas Petani Bone Naik Dua Kali

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) menghadirkan program Electrifying Agriculture (EA) untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya petani di Kabupaten Bone.

Program ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen hingga dua kali lipat serta menekan biaya operasional sampai 74 persen.

Salah satu penerima manfaat, Sirajudin, petani bawang di Desa Telle, sebelumnya mengandalkan pompa berbahan bakar minyak untuk pengairan.

Ia harus mengeluarkan sekitar Rp3,9 juta per siklus panen untuk membeli 300 liter bensin.

Kini, dengan listrik PLN melalui SPLU 5.500 VA, biaya penyiraman turun menjadi sekitar Rp1 juta per bulan.

Selain efisiensi, penggunaan listrik juga membantu penerangan yang berdampak pada pengurangan hama tanaman.

Produksi bawang meningkat dari 500–700 kilogram menjadi hingga satu ton per siklus panen.

“Sekarang lebih mudah dan hemat, tidak perlu lagi mencari BBM setiap hari,” ujar Sirajudin.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengapresiasi program listrik masuk sawah yang dinilai berdampak nyata bagi petani.

Menurutnya, kehadiran listrik membuat pengairan lebih efisien dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebut program EA mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia menjelaskan, hingga Maret 2026 terdapat 4.207 pelanggan Electrifying Agriculture di wilayah Sulselrabar.

Total daya terpasang program tersebut mencapai 205.445 kVA untuk mendukung sektor pertanian modern.

PLN menilai pemanfaatan listrik mendorong pertanian lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -