Kamis, Juli 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PERMAHI Desak Polda Periksa Bos BSI Kendari Terkait Dugaan Mafia Tanah

KENDARIKINI.COM – DPC Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kendari mendesak Polda Sulawesi Tenggara memeriksa Branch Manager BSI Kendari terkait dugaan pembiayaan proyek bermasalah di Puuwatu, Kamis (30/7/2026).

Kasus bermula dari laporan dugaan mafia tanah atas lahan milik Nurminah yang disebut digusur meski memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) resmi.

PERMAHI menyoroti dugaan pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk terhadap proyek yang diklaim berdiri di atas lahan bersengketa.

Menurut PERMAHI, dugaan tersebut perlu diusut karena berkaitan dengan kemungkinan pelanggaran prinsip kehati-hatian perbankan dan aspek pidana.

Plt Ketua PERMAHI Kendari, Nadin, menilai klaim BSI yang menyatakan tidak terlibat perlu diuji melalui proses penyelidikan kepolisian.

Ia menyebut bank semestinya melakukan analisis dokumen, verifikasi lapangan, dan pemeriksaan legalitas sebelum mencairkan pembiayaan kepada pengembang.

“Mustahil pembiayaan disalurkan tanpa proses pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen dan status objek,” ujar Nadin dalam keterangannya.

PERMAHI juga meminta penyidik memeriksa seluruh pihak yang diduga mengetahui proses pembiayaan proyek tersebut, termasuk pimpinan cabang BSI Kendari.

Mereka berharap penyidikan dilakukan secara profesional dan transparan untuk mengungkap ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, BSI belum memberikan tanggapan lanjutan atas desakan pemeriksaan tersebut maupun dugaan yang disampaikan PERMAHI.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -