Rabu, September 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaBarcode MyPertamina Atika Dipakai Kendaraan Lain di SPBU THR Kendari

Barcode MyPertamina Atika Dipakai Kendaraan Lain di SPBU THR Kendari

KENDARIKINI.COM – Penggunaan barcode MyPertamina menjadi sorotan setelah barcode milik Atika Harli tercatat digunakan di SPBU THR.

SPBU tersebut berlokasi di Jalan Budi Utomo No.34, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/9/2026), ketika Atika mengantre untuk melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Saat tiba gilirannya, barcode MyPertamina milik Atika tidak dapat digunakan karena tercatat sudah dipakai dalam transaksi sebelumnya.

Atika mengaku belum melakukan pengisian BBM ketika sistem menunjukkan barcode miliknya telah digunakan sekitar satu jam sebelumnya.

Melalui akun Instagram pribadinya, Atika mempertanyakan bagaimana barcode miliknya dapat digunakan kendaraan lain sebelum dirinya melakukan transaksi.

“Bukan baru satu kali ini kejadian, pasti kalian masih ingat,” ujar Atika dalam unggahannya.

Atika kemudian meminta pihak SPBU menelusuri kendaraan yang menggunakan barcode miliknya dalam transaksi tersebut.

Menurut Atika, transaksi itu baru berlangsung sekitar satu jam sebelumnya sehingga pengguna barcode seharusnya dapat ditelusuri.

“Telepon kan mi itu, siapa yang pakai barcode saya, karena baru-baru,” katanya.

Atika mengaku belum memperoleh solusi yang diharapkannya dari pihak SPBU terkait persoalan tersebut.

Ia meminta informasi mengenai pengguna barcode tersebut dan berharap pihak SPBU menghubunginya untuk memberikan penjelasan.

Keluhan Atika kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah warganet melalui kolom komentar unggahan Instagram tersebut.

Sejumlah warganet mempertanyakan mekanisme verifikasi barcode dengan kendaraan saat transaksi pengisian BBM dilakukan.

Akun @cikhaacuu_22 mempertanyakan kesesuaian barcode dengan pelat nomor kendaraan yang melakukan pengisian BBM.

“Yang salah pegawai SPBU-nya, kenapa diisikan kalau beda barcode dengan plat mobil,” tulisnya.

Sementara akun @syawal_pesulap_ Kendari mempertanyakan bagaimana barcode konsumen dapat digunakan pihak lain.

Namun, komentar warganet tersebut masih berupa dugaan dan belum membuktikan adanya keterlibatan petugas SPBU.

Atika meminta pihak terkait menjelaskan siapa pengguna barcode tersebut serta bagaimana transaksi dapat dilakukan sebelumnya.

Hingga berita ini diterbitkan, SPBU THR maupun Pertamina belum memberikan penjelasan terkait keluhan tersebut.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -