KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara merilis perkembangan inflasi Juni 2026, Rabu (1/7/2026).
Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, melalui siaran pers di Kantor BPS Sultra.
Sulawesi Tenggara mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) sebesar 4,68 persen.
Indeks Harga Konsumen (IHK) Sultra pada Juni 2026 tercatat sebesar 114,60.
Kota Baubau mengalami inflasi tertinggi mencapai 5,60 persen dengan IHK sebesar 116,58.
Sementara Kabupaten Konawe mencatat inflasi terendah sebesar 2,12 persen dengan IHK 113,78.
Inflasi dipicu kenaikan harga pada seluruh kelompok pengeluaran masyarakat.
Kelompok transportasi naik 6,59 persen dan makanan, minuman, serta tembakau meningkat 5,88 persen.
Perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi sebesar 8,55 persen.
Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 3,81 persen.
Pendidikan juga meningkat 3,81 persen, sedangkan restoran mengalami kenaikan 2,66 persen.
Selain itu, Sulawesi Tenggara mencatat inflasi bulanan atau month-to-month sebesar 1,29 persen.
Inflasi tahun kalender atau year-to-date hingga Juni 2026 tercatat mencapai 4,55 persen.
Data BPS menjadi acuan pemerintah dalam memantau stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.*










