KENDARIKINI.COM — ASN di Sulawesi Tenggara didorong meningkatkan kemampuan digital melalui penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, mengatakan AI menjadi bagian penting dalam perkembangan pelayanan publik.
Menurutnya, ASN tidak cukup hanya mengenal teknologi, tetapi perlu mampu menguasai dan memanfaatkannya dalam pekerjaan.
Dorongan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Penguasaan Literasi dan Implementasi AI bagi aparatur sipil negara.
Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan digital ASN dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Pemanfaatan AI diharapkan membantu ASN bekerja lebih cerdas, cepat, efisien, dan produktif.
Andi Syahrir menilai perkembangan teknologi perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi aparatur pemerintahan.
Dengan kemampuan digital yang memadai, ASN diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelaksanaan tugas.
Pemanfaatan AI juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Karena masa depan pelayanan publik bukan hanya tentang bekerja lebih keras, tetapi bekerja lebih cerdas dengan teknologi,” kata Andi Syahrir.
Program pelatihan tersebut terbuka bagi ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta ASN kabupaten dan kota.
Melalui program itu, ASN Sultra diharapkan semakin siap menghadapi perubahan pola kerja akibat perkembangan teknologi AI.
Penguatan literasi digital juga menjadi langkah untuk membangun aparatur yang adaptif terhadap transformasi digital pemerintahan.*












