KENDARIKINI.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara mencatat sejumlah perkembangan ekonomi strategis sepanjang Agustus dan Juli 2026.
Kepala BPS Sultra Hadi Susanto menyampaikan data tersebut dalam siaran pers, Selasa (1/9/2026).
Pada Agustus 2026, Sultra mengalami inflasi tahunan atau year on year sebesar 3,35 persen.
Inflasi tertinggi tercatat di Kota Kendari dengan angka mencapai 3,66 persen.
Meski demikian, secara bulanan Sultra justru mengalami deflasi sebesar 0,31 persen pada Agustus 2026.
Dari sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) Sultra tercatat sebesar 113,12.
Angka tersebut meningkat 2,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 110,64.
Sementara itu, nilai ekspor Sultra pada Juli 2026 mencapai US$393,11 juta.
Nilai tersebut meningkat 32,66 persen dibandingkan ekspor Juli 2025 yang mencapai US$296,32 juta.
Kinerja impor juga meningkat signifikan. Nilai impor Sultra Juli 2026 mencapai US$304,48 juta.
Angka itu melonjak 194,83 persen dibandingkan nilai impor pada Juli 2025.
Di sektor transportasi, jumlah penumpang pesawat domestik yang berangkat dari Sultra mencapai 57.109 orang.
Jumlah tersebut naik 1,68 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 56.168 penumpang.
Berbeda dengan angkutan udara, penumpang angkutan laut domestik mengalami penurunan menjadi 134.979 orang.
Angka tersebut turun 3,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 139.367 penumpang.
Sektor pariwisata juga mengalami tekanan. Tingkat Penghunian Kamar hotel bintang tercatat 36,75 persen.
Angka tersebut turun 4,19 poin persentase dibandingkan tingkat penghunian kamar pada Juni 2026.
BPS Sultra menyebut data lengkap indikator strategis tersebut dapat diakses melalui laman resmi BPS Sultra.*












