Kamis, Oktober 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBerita13 Siswi SMKN 4 Kendari Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru

13 Siswi SMKN 4 Kendari Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru

KENDARIKINI.COM – Seorang guru SMKN 4 Kendari berinisial I diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 13 siswi.

Dugaan tersebut disampaikan sejumlah siswi yang mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat mengikuti kegiatan pembelajaran.

Para siswi mengaku tindakan tersebut terjadi saat proses pembelajaran di kelas maupun ketika kegiatan belajar kelompok.

Salah seorang siswi mengatakan tindakan tersebut awalnya dianggap sebagai ketidaksengajaan karena terjadi beberapa kali.

Namun, menurut korban, tindakan serupa kemudian dialami berulang kali oleh sejumlah siswi lainnya.

“Pertama mungkin tidak sengaja, tapi lama-kelamaan kami rasa tidak mungkin tidak sengaja,” ujar salah seorang siswi.

Para siswi kemudian saling berkomunikasi dan mengetahui adanya pengakuan serupa dari siswi lainnya.

Mereka menyebut sebagian besar siswi dalam kelompok tersebut mengaku pernah mengalami tindakan yang dianggap tidak pantas.

Para siswi selanjutnya menyampaikan persoalan tersebut kepada Kepala SMKN 4 Kendari, Herman.

Dalam pertemuan tersebut, para siswi mempertanyakan kemungkinan tindakan guru dikaitkan dengan nilai akademik mereka.

Kepala sekolah, menurut rekaman pengakuan yang diterima Kendarikini.com, membantah adanya keterkaitan antara laporan tersebut dan nilai akademik.

“Tidak ada hubungannya dengan itu, kalian tidak usah ragu,” kata Herman dalam rekaman tersebut.

Sejumlah siswi mengaku sebelumnya enggan melapor karena khawatir nilai akademiknya terpengaruh.

Mereka juga mengaku kecewa setelah persoalan tersebut dibahas bersama pihak sekolah dan orang tua.

Salah seorang wali siswi menilai pihak sekolah tidak semestinya mengabaikan dugaan pelecehan yang disampaikan para korban.

Para siswi juga mengaku sempat dipertemukan dengan guru yang mereka laporkan dalam proses mediasi sekolah.

Salah seorang siswi mengaku mengalami trauma ketika harus bertemu kembali dengan guru tersebut.

“Kita dikasih ketemu. Baru dia masuk, saya sudah masuk duluan,” ujar siswi tersebut.

Para siswi berharap dugaan kasus tersebut dapat diproses melalui mekanisme hukum dan ditangani secara serius.

Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com telah menghubungi Kepala SMKN 4 Kendari melalui pesan dan telepon WhatsApp.

Namun, Herman belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut hingga berita ini ditayangkan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -