Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPanen Raya Koltim, Gubernur Sultra Bidik Swasembada Pangan

Panen Raya Koltim, Gubernur Sultra Bidik Swasembada Pangan

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, optimistis Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menjadi motor penggerak swasembada pangan daerah.

Optimisme tersebut disampaikan saat menghadiri panen raya padi di Desa Iwoikondo, Kecamatan Loea, Koltim, Sabtu (31/10/2026).

Gubernur mengungkapkan, Koltim berkontribusi sekitar 16 persen terhadap produksi padi Sultra. Capaian tersebut dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Di tengah kondisi kekeringan berkepanjangan, sore ini kita masih bisa melaksanakan panen padi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur pertanian, khususnya akses jalan dan jaringan irigasi. Pemerintah provinsi dan kabupaten diminta menuntaskan perbaikan sesuai kewenangan masing-masing.

Selain itu, petani didorong menerapkan teknologi modern dan meningkatkan profesionalisme dalam mengelola usaha pertanian.

Menurutnya, produktivitas sembilan ton gabah per hektare dengan harga Rp7.200 per kilogram berpotensi menghasilkan omzet Rp64,8 juta sekali panen.

Gubernur juga mendorong peningkatan frekuensi panen dari dua menjadi empat kali setahun melalui optimalisasi irigasi dan teknologi pertanian.

Ia mengingatkan pemerintah daerah mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem. Berdasarkan proyeksi BMKG, curah hujan tinggi berpotensi memicu banjir tahun depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Muhammad Taufik, memaparkan bantuan pertanian untuk Koltim sepanjang 2025–2026.

Pada 2025, bantuan mencakup benih padi untuk 5.999 hektare, benih jagung 1.378 hektare, serta pupuk padi dan jagung.

Pemerintah juga menyalurkan 202 unit hand sprayer, alsintan, pembangunan jalan usaha tani, pupuk NPK, serta 1.040 ayam petelur.

Pada 2026, bantuan kembali dialokasikan berupa 13 unit hand tractor, satu mesin panen, enam traktor roda empat, dan jaringan irigasi tersier sepanjang 160 meter.

Pemerintah Provinsi Sultra berharap dukungan tersebut meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Koltim sebagai salah satu sentra pangan daerah.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -