KENDARIKINI.COM – BPS Kabupaten Konawe Utara menggelar pelatihan petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 di Kendari.
Pelatihan berlangsung dalam dua gelombang untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas lapangan.
Gelombang pertama dilaksanakan 1-5 Juni 2026 dengan 44 peserta.
Sementara gelombang kedua berlangsung 8-12 Juni 2026 dan diikuti 45 peserta.
Peserta terdiri dari Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).
Kepala BPS Konawe Utara, Muhamad Kadarsah, mengatakan pelatihan penting untuk menjamin kualitas data sensus.
Menurutnya, petugas lapangan memiliki peran strategis dalam menghasilkan data yang akurat dan terpercaya.
“Peserta harus memahami konsep, definisi, dan tata cara pendataan secara menyeluruh,” ujarnya.
Ketua panitia, Irfan Saputri, menyebut peserta menerima materi konsep dasar dan klasifikasi usaha.
Materi lainnya meliputi teknik wawancara, penggunaan aplikasi digital, pemeriksaan, serta validasi data.
Peserta juga mengikuti simulasi wawancara dan praktik pengisian kuesioner elektronik.
Setelah pelatihan, petugas akan melaksanakan pendataan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Selama pelatihan, peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai potensi kendala di lapangan.
Instruktur memberikan penjelasan untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan sensus.
Muhamad Kadarsah menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis nasional.
Pendataan mencakup berbagai unit usaha, termasuk UMKM dan usaha rumah tangga.
Data sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi, investasi, dan pemberdayaan UMKM.
BPS Konawe Utara berharap seluruh petugas siap melaksanakan pendataan secara profesional dan sesuai standar.*










