KENDARIKINI.COM — PLN UID Sulselrabar terus mengoptimalkan pasokan listrik dan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya mampu pasok dan mengurangi kebutuhan pengaturan beban.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan kondisi sistem terus dipantau secara berkala.
“PLN terus melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan pasokan listrik Sistem Sulbagsel,” ujar Edyansyah dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, PLTU Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) telah kembali beroperasi dan menyuplai listrik ke sistem.
PLN juga terus mendorong optimalisasi pembangkit lainnya agar daya mampu pasok semakin meningkat.
Edyansyah menyebut, sebagian pembangkit masih memerlukan proses optimalisasi sehingga kondisi sistem belum sepenuhnya normal.
PLN terus melakukan koordinasi dan percepatan penanganan untuk mengoptimalkan kemampuan pembangkit yang tersedia.
Dalam kondisi pasokan terbatas, PLN melakukan pengaturan beban secara bertahap dan terukur sesuai kondisi sistem secara real time.
Pelaksanaan pengaturan beban dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi pembangkit dan sistem kelistrikan di lapangan.
“Berbagai langkah mitigasi terus kami lakukan, baik melalui optimalisasi pembangkit, pengaturan pola operasi maupun percepatan penanganan,” jelasnya.
PLN juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
Perusahaan terus meningkatkan daya mampu pasok agar kebutuhan pengaturan beban semakin diminimalkan.
Seluruh petugas dikerahkan untuk mempercepat penanganan dan pemulihan dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.
PLN mengimbau masyarakat memperoleh informasi terkini melalui aplikasi PLN Mobile dan kanal resmi PLN.
Informasi juga tersedia melalui WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah.
“Kami memohon pengertian, kesabaran, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” kata Edyansyah.*













