Kamis, Juli 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pasar Tani Sultra Digencarkan, Kendalikan Inflasi Pangan Daerah

KENDARIKINI.COM – Pemprov Sulawesi Tenggara menggencarkan pasar tani hortikultura untuk menekan inflasi pangan daerah.

Kegiatan berlangsung di Jalan Halu Oleo, samping Kantor Bappeda Sultra, Kamis (9/4/2026).

Program ini mendapat antusiasme masyarakat yang memanfaatkan harga komoditas lebih terjangkau.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, LM Rusdin Jaya, mengatakan pasar tani memperpendek distribusi.

“Petani langsung bertemu konsumen, sehingga harga lebih stabil dan terjangkau,” ujarnya.

Ia menyebut cabai, bawang, dan tomat sering memicu inflasi akibat fluktuasi harga tinggi.

Melalui pasar tani, pemerintah berupaya menjaga kestabilan harga komoditas tersebut.

Program ini direncanakan berlangsung 24 kali dan digelar bergilir di kabupaten dan kota.

Sejauh ini, pasar tani telah dua kali dilaksanakan di Kota Kendari.

Pelaksanaan berikutnya akan menyesuaikan kondisi inflasi di masing-masing daerah.

Jika terjadi kenaikan harga, pasar tani akan diprioritaskan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini melibatkan kelompok tani dari Kendari, Konawe, dan Konawe Selatan.

Produk yang dijual meliputi cabai, bawang, tomat, terong, kacang, hingga buah-buahan.

Sebagian buah berasal dari balai benih hortikultura, termasuk pepaya California.

Rusdin menyebut produksi hortikultura Sultra masih stabil hingga awal tahun.

“Kondisi ini menjadi modal penting menjaga inflasi tetap terkendali,” katanya.

Pemprov berharap dukungan berbagai pihak agar program ini berjalan optimal.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -