Jumat, Juli 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemprov Sultra Perkuat Penanganan Stunting, Target Turun Signifikan

KENDARIKINI.COM – Pemprov Sultra memperkuat layanan penanganan stunting guna menurunkan prevalensi secara signifikan dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sultra, Hugua, saat membuka evaluasi intervensi stunting 2026 di Kendari.

Kegiatan berlangsung di Hotel Claro dan dihadiri Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Hugua menegaskan stunting berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Menurutnya, pemenuhan gizi esensial sangat menentukan perkembangan fisik, mental, dan produktivitas anak ke depan.

Prevalensi stunting Sultra saat ini sekitar 26,1 persen dan ditargetkan turun mendekati rata-rata nasional.

Pemerintah daerah menargetkan penurunan signifikan hingga sekitar lima persen melalui kerja terintegrasi.

Strategi dilakukan melalui pendekatan promotif dan kuratif yang menyasar ibu hamil, balita, dan keluarga.

Edukasi gizi seimbang diperkuat, serta layanan pengobatan ditingkatkan untuk kasus dengan penyakit penyerta.

Pemprov juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan kabupaten/kota dalam setiap tahapan program.

Perencanaan hingga evaluasi dilakukan bersama agar intervensi lebih tepat sasaran dan efektif.

Evaluasi program akan digelar berkala sebagai dasar perbaikan dan penyusunan strategi lanjutan.

Pendekatan budaya dan perubahan perilaku masyarakat menjadi fokus untuk mendukung keberhasilan program.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -