Rabu, Juli 15, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Limbah Lindi TPA Puwatu Cemari Kali Wuawua, Warga Resah

KENDARIKINI.COM – Pencemaran lingkungan akibat limbah lindi dari TPA Puwatu kembali menjadi sorotan publik.

Selama bertahun-tahun, cairan hitam pekat diduga mengalir bebas mencemari Kali Wuawua tanpa penanganan serius pemerintah.

Pemerintah Kota Kendari dinilai belum menunjukkan langkah konkret menghentikan pencemaran lingkungan tersebut hingga saat ini.

Pada 2023, kendarikita.com telah memberitakan persoalan limbah lindi TPA Puwatu yang mencemari lingkungan sekitar.

Terbaru, tim redaksi kembali meninjau instalasi kolam lindi TPA Puwatu pada Jumat, 3 April 2026.

Hasil peninjauan menunjukkan kondisi tidak berubah, limbah hitam pekat dan berbau masih mengalir ke Kali Wuawua.

Warga sekitar mengeluhkan air sungai berubah warna dan berbau menyengat, terutama saat banjir melanda kawasan tersebut.

“Airnya sekarang hitam dan baunya sangat menyengat. Sudah lama, tapi belum ada solusi,” kata Safrizal, warga Wuawua.

Ia menilai limbah lindi mengandung zat berbahaya yang berpotensi mencemari tanah dan air serta membahayakan kesehatan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga terhadap dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Ini bukan sekadar teknis, tapi komitmen pemerintah melindungi lingkungan dan kesehatan warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemkot Kendari belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.

Warga berharap ada langkah cepat dan konkret agar pencemaran Kali Wuawua segera dihentikan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -