KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) memperingatkan keras larangan kekerasan dan pungutan liar (pungli) selama PKKMB 2026.
Peringatan itu disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, La Ode Santiaji Bande, Selasa (11/8/2026).
Santiaji menegaskan, seluruh rangkaian pengenalan kehidupan kampus harus berlangsung tanpa kekerasan, khususnya kekerasan verbal.
Ia juga melarang panitia maupun pihak lainnya melakukan pungutan biaya di luar ketentuan resmi universitas.
“Tidak diperkenankan memungut biaya di luar ketentuan yang berlaku di Universitas Halu Oleo,” tegas Santiaji.
Santiaji meminta mahasiswa baru berani melaporkan jika menemukan kekerasan maupun pungli selama mengikuti kegiatan PKKMB.
Menurutnya, laporan mahasiswa diperlukan agar setiap persoalan dapat segera ditangani dan tidak mencoreng nama baik almamater.
“Kami siap menangani ini, sehingga ini bisa ditangani dengan baik. Mari jaga nama baik almamater,” ujarnya.
Santiaji menjelaskan, PKKMB merupakan proses peralihan mahasiswa dari kehidupan sekolah menuju lingkungan perguruan tinggi.
Mahasiswa baru akan menerima materi mengenai bela negara, integritas, kehidupan kampus, serta kelembagaan mahasiswa.
Sementara itu, Ketua BEM UHO Ainun Petarani mendorong mahasiswa baru aktif mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan pengalaman organisasi.
Ainun mengatakan, seluruh mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin dan berkarya di lingkungan kampus.
Ia juga meminta mahasiswa tidak membatasi diri dengan anggapan tidak mampu sebelum mencoba mengambil kesempatan.
“Tanamkan di pikiran teman-teman bahwasanya kata tidak bisa itu tidak ada,” kata Ainun.
Ainun mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengikuti perkuliahan, kemudian pulang tanpa mengembangkan kemampuan lainnya.
Menurutnya, organisasi kemahasiswaan dapat menjadi ruang untuk membangun karakter dan mengasah kemampuan di luar akademik.
PKKMB UHO 2026 diikuti 8.181 mahasiswa baru jenjang D3 dan S1 yang tersebar pada 14 fakultas.
FKIP menjadi fakultas dengan mahasiswa baru terbanyak, yakni 1.808 orang, disusul FISIP 1.202 orang.
Sementara mahasiswa baru jenjang S2 dan S3 UHO tercatat sebanyak 503 orang.*










