Rabu, Juni 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaRapim Polri 2026, Kapolri Tegaskan Komitmen Kawal Program Presiden Prabowo dan Jaga...

Rapim Polri 2026, Kapolri Tegaskan Komitmen Kawal Program Presiden Prabowo dan Jaga Stabilitas Kamtibmas

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk mendukung dan mengawal penuh seluruh program Pemerintah Indonesia dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan bahwa Rapim Polri 2026 merupakan tindak lanjut atas direktif Presiden Prabowo Subianto saat Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan pada 9 Februari 2026.

“Kami menjabarkan direktif dari Bapak Presiden, khususnya terkait rencana kerja pemerintah di tahun 2026. Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh program pemerintah,” ujar Jenderal Sigit.

Sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan dalam Rapim, di antaranya program swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, serta berbagai program prioritas yang tercantum dalam rencana kerja pemerintah tahun 2026.

Kapolri menegaskan, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, kolaborasi dan sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan optimal.

“Pertumbuhan ekonomi dapat berjalan baik apabila stabilitas kamtibmas tetap terjaga. Kolaborasi menjadi sangat penting agar Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera,” tegasnya.

Selain itu, Polri juga akan melanjutkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), serta memperkuat program ketahanan pangan melalui penanaman jagung yang ditargetkan rampung hingga akhir 2026.

Kapolri juga menyebut pembahasan terkait hilirisasi, termasuk pengolahan sampah menjadi energi, pencegahan kebocoran anggaran, serta optimalisasi pemasukan negara. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

“Hasil Rapim ini akan menjadi kebijakan dan langkah strategis yang ditindaklanjuti oleh para Kasatker dan Kasatwil di seluruh jajaran,” pungkas Kapolri.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -