KENDARIKINI.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra), Aris Badara, memberikan klarifikasi terkait informasi dugaan siswa menghambur-hamburkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 5 Kendari.
Aris menegaskan bahwa informasi yang beredar sebelumnya merupakan kesalahan pemahaman.
“Infonya MBG kami sudah kroscek, itu adalah kesalahan informasi,” ujar Aris Badara, Rabu (11/2/2026).
Sebelumnya, Plt Kepala SMAN 5 Kendari, La Samura, sempat menyampaikan bahwa terdapat menu MBG yang tidak dikonsumsi sebagian siswa. Hal itu diungkapkannya saat menjawab pertanyaan terkait dampak program MBG terhadap pendapatan kantin sekolah.
“Sebetulnya itu tidak terlalu berpengaruh dengan MBG karena 1.340 lebih siswa, kantin hanya lima. Banyak juga siswa anak orang kaya yang tidak mau makan MBG, mereka hambur di belakang sekolah. Itu juga mengganggu kebersihan sekolah. Jadi tidak ada pengaruhnya MBG,” ungkap Samura saat ditemui jurnalis Kendarikini.com di ruang kerjanya, Jumat (6/2/2026).
Pernyataan tersebut kemudian memunculkan sorotan publik terkait pengelolaan dan pemanfaatan program MBG di sekolah.
Dikbud Sultra memastikan telah melakukan pengecekan atas informasi tersebut dan menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan sesuai ketentuan.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik serta meningkatkan konsentrasi dan kualitas belajar di sekolah.
Dikbud Sultra juga mengimbau seluruh pihak untuk menyampaikan informasi secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.*










