JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, 13 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat.
Serangan terjadi setelah Andrie Yunus selesai mengikuti perekaman podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Podcast tersebut mengangkat tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” dan selesai sekitar pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan informasi awal, insiden terjadi sekitar pukul 23.37 WIB saat korban mengendarai sepeda motor.
Dua orang pelaku mendekati korban dari arah berlawanan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat.
Kedua pelaku merupakan laki-laki yang berboncengan, masing-masing berperan sebagai pengendara dan penumpang.
Pengendara memakai kaos kombinasi putih biru, celana gelap, dan helm hitam.
Sementara pelaku yang dibonceng mengenakan masker buff hitam, kaos biru tua, serta celana panjang diduga berbahan jeans.
Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.
Korban langsung berteriak kesakitan dan terjatuh dari sepeda motornya di lokasi kejadian.
Andrie Yunus kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Hasil pemeriksaan awal menyebut korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada beberapa bagian tubuh.
Luka ditemukan pada bagian tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata.
Tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang dalam peristiwa tersebut.
Kasus ini kini menjadi perhatian berbagai pihak, terutama terkait perlindungan terhadap pembela hak asasi manusia.
Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut.*










