Sabtu, Juni 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaKUPP Lapuko Turun Periksa PT SMS Soal Insiden Kecelakaan Kerja

KUPP Lapuko Turun Periksa PT SMS Soal Insiden Kecelakaan Kerja

KENDARIKINI.COM – Pihak KUPP Lapuko mengambil langkah cepat terkait dengan adanya insiden kecelakaan kerja di Galangan Kapal PT Sumber Mandiri Shypiard (SMS) di Kelurahan Lapuko, Kecamatan Lapuko, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada, Minggu 9 Februari 2025 lalu.

Kepala KUPP Lapuko, Nurbaya, mengatakan bahwa usai menerima informasi kecelakaan tersebut pihaknya bersama pihak kepolisian Polsek Moramo langsung ke lokasi kejadian dan menuju Rumah Sakit tempat korban kecelakaan dirawat.

“PT SMS menyampaikan laporan ke KUPP Lapuko dan kami langsung perintahkan untuk memberikan penanganan kepada korban dengan maksimal. Dan saya dan teman-teman yang berdinas langsung ke lokasi saat itu juga”, kata Nurbaya.

Ia juga menekankan kepada pihak perusahaan galangan lebih fokus pada penanganan keselamatan korban dan langsung memanggil pihak galangan, pihak kapal dan agen untuk dibuatkan berita acara pemeriksaan pendahuluan sebagai bahan laporan resmi KUPP Lapuko kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

“Kami langsung menghadirkan pihak galangan, pemilik kapal dan agen untuk kami buatkan berita acara pemeriksaan pendahuluan, untuk kami buat sebagai laporan resmi kami ke Direktur Jenderal Perhubungan Laut pada hari itu juga”, bebernya.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan ia diperintahkan untuk memaksimalkan perhatian ke galangan utamanya korban.

“Dan besoknya saya langsung ke Jakarta untuk melaporkan kejadian secara langsung”, tukasnya.

Lebih lanjut Nurbaya mengingatkan kepada semua perusahaan galangan kapal untuk lebih meningkatkan safety saat bekerja dan seluruh yang terlibat dalam pekerjaan di Galangan harus memperhatikan keselamatan saat bekerja (safety First) dan wajib membriefing setiap waktu personil di lapangan.

“Karena Keselamatan itu nomor 1 bagi kita semua, crew kapal dan personil agar tidak turun bekerja jika tidak dilengkapi safety pribadi secara maksimal. Jadi perusahaan galangan kami tuntut untuk meningkatkan prosedur safetynya dan akan kami review ulang ke depannya,” tutupnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -