KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Pendampingan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Provinsi Tahun 2026, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan dibuka Asisten Administrasi Umum Sekda Sultra, Rony Yakob, di Hotel Azizah Syahriah, Kota Kendari.
Pendampingan diselenggarakan DP3AP2KB Sultra guna memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan daerah.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat daerah mengintegrasikan perspektif gender pada setiap tahapan pembangunan.
Rony Yakob mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sebagai langkah memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender di Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, PUG menjamin perempuan dan laki-laki memperoleh kesempatan, akses, partisipasi, kontrol, serta manfaat pembangunan secara setara.
Ia menegaskan perspektif gender harus diterapkan sejak perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan.
Berbagai persoalan, seperti kemiskinan, stunting, dan kekerasan terhadap perempuan serta anak memerlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah.
Rony berharap peserta mampu menyusun program responsif gender melalui Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS).
Ia juga mendorong penguatan koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam penerapan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender.
Menurutnya, implementasi PUG menjadi salah satu indikator penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE).
Karena itu, seluruh perangkat daerah diharapkan memperkuat sinergi untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.*










