Senin, Juli 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BADKO HmI Sultra Desak Kejati Transparan Usut Kasus Jembatan Cirauci II

KENDARIKINI.COM — BADKO HMI Sulawesi Tenggara menyoroti penanganan dugaan korupsi pembangunan Jembatan Cirauci II di Buton Utara.

Sorotan itu disampaikan Sekretaris Umum BADKO HMI Sultra, Andi Aswar, di Kendari, Senin (18/5/2026).

Perhatian publik mengarah kepada Burhanuddin, Bupati Bombana saat ini, terkait proyek Jembatan Cirauci II.

Saat proyek berjalan, Burhanuddin menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga Sultra sekaligus KPA dan PPK proyek.

Andi Aswar mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di Kejati Sultra.

Namun, menurutnya, penanganan perkara harus dilakukan objektif, profesional, dan transparan tanpa tebang pilih.

“Kejati Sultra harus menuntaskan perkara ini secara objektif agar kepercayaan publik tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menilai perhatian masyarakat muncul karena nama Burhanuddin beberapa kali disebut dalam persidangan dan dakwaan jaksa.

Selain itu, informasi mengenai surat perintah penahanan selama 20 hari turut memunculkan pertanyaan publik.

BADKO HMI Sultra meminta seluruh proses hukum mengedepankan alat bukti dan fakta persidangan yang sah.

Menurut Andi, langkah itu penting agar tidak muncul spekulasi maupun ketidakpercayaan terhadap penegak hukum.

BADKO HMI Sultra menegaskan akan terus mengawal proses penegakan hukum di Sulawesi Tenggara secara kritis dan bertanggung jawab.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -