Jumat, Juli 17, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kapolda Sultra Soroti Kejahatan Anak hingga Narkoba Saat Pimpin Hari Kesadaran Nasional

KENDARIKINI.COM – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diikuti seluruh personel Polda Sultra pada Senin, 19 Januari 2026.

Upacara tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra dan turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, serta para pejabat utama Polda Sultra.

Kapolda menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen moral dan profesionalisme seluruh insan Bhayangkara dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Kapolda Sultra secara khusus menyoroti sejumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menjadi perhatian publik, di antaranya kejahatan seksual terhadap anak, peredaran narkotika, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Berbagai persoalan kamtibmas tersebut harus ditangani secara serius, profesional, dan berkelanjutan. Situasi kamtibmas perlu terus dievaluasi agar Polri mampu menghadirkan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegas Irjen Pol Didik dalam sambutannya.

Selain isu kriminalitas, Kapolda juga mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Ia meminta seluruh satuan kerja memperkuat kesiapsiagaan personel serta mempererat koordinasi lintas sektor guna meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi.

Kapolda Sultra juga menyinggung pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi tonggak baru dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.

Ia menekankan agar seluruh penyidik dan personel terkait segera menyesuaikan pola kerja, pelaksanaan tugas, serta kewenangan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menutup amanatnya, Kapolda kembali mengingatkan pentingnya disiplin sebagai pondasi utama institusi Polri. Disiplin personel, kata dia, merupakan kunci dalam membangun integritas dan kepercayaan publik terhadap Polri.

Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polda Sultra untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga profesionalisme, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -