Senin, Juni 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPolisi Amankan Pelaku Penganiayaan Berdarah di Joget Wawoangi Buton

Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Berdarah di Joget Wawoangi Buton

BUTON SELATAN, KENDARIKINI.COM – Sat Reskrim Polres Buton mengamankan terduga pelaku penganiayaan bersama dalam acara joget di Desa Wawoangi, Sampolawa.

Insiden terjadi Senin dini hari, sekitar pukul 00.20 WITA, di lapangan voli Dusun Buku saat keributan antar pemuda pecah.

Bentrok melibatkan kelompok pemuda Dusun Pagala dan Saumolewa menjelang berakhirnya acara joget masyarakat setempat.

Akibat kejadian itu, tiga pemuda mengalami luka serius dan langsung mendapat penanganan medis di Puskesmas Sampolawa.

Ahmad Alfattar, 16 tahun, mengalami luka tusuk diduga akibat badik saat bentrokan berlangsung di lokasi kejadian.

Korban lain, L.M. Aditya Yusma, mengalami luka robek di belakang kepala akibat penganiayaan saat keributan pecah.

Sementara Raditya, 17 tahun, mengalami luka robek di pelipis dan turut menjadi korban dalam insiden berdarah tersebut.

Kapolsek Sampolawa menerima tiga laporan polisi terkait kasus itu, lalu berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Buton.

Tim Resmob dipimpin Kasat Reskrim AKP Sunarton langsung bergerak melakukan penyelidikan dan mengamankan sejumlah pemuda.

Beberapa pemuda yang diduga terlibat maupun mengetahui peristiwa itu dibawa ke Polsek Sampolawa untuk pemeriksaan intensif.

Penyidik sementara mengidentifikasi lima orang diduga terlibat dari dua kelompok yang terlibat bentrok di lokasi kejadian.

Satu terduga pelaku penikaman yang sempat kabur berhasil diamankan petugas di wilayah Kelurahan Lamangga, Kota Baubau.

Polres Buton menyatakan penyidikan masih berlangsung untuk mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus penganiayaan tersebut.

Polisi menegaskan penanganan perkara dilakukan profesional dan cepat demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Buton.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -