KENDARIKINI.COM – Kerusakan jalan penghubung Desa Wawobende-Asaria menuju Puskesmas dan Kantor Camat Sabulakoa, Konawe Selatan, kembali disorot.
Ketua BEM FISIP, Galbi Fathul Al-Qabri, mendesak Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, segera merealisasikan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan.
Menurutnya, ruas jalan sepanjang sekitar 10 kilometer tersebut mengalami kerusakan bertahun-tahun tanpa perbaikan permanen.
Kondisi jalan dinilai menghambat aktivitas masyarakat serta membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.
Galbi menyebut akses tersebut merupakan jalur penting menuju pusat pelayanan kesehatan dan pemerintahan Kecamatan Sabulakoa.
Sejumlah warga juga mengeluhkan sulitnya akses saat membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.
“Kasihan warga yang mau berobat atau melahirkan harus dilarikan ke puskesmas lain,” ujar seorang warga.
Warga berharap pemerintah daerah melakukan pemerataan pembangunan meski anggaran belum mencukupi untuk seluruh wilayah.
Galbi menilai kerusakan jalan seharusnya dapat ditangani melalui anggaran pemeliharaan rutin sebelum semakin parah.
Ia mempertanyakan alasan jalan tersebut dibiarkan rusak dalam waktu yang cukup lama.
Menurutnya, Kecamatan Sabulakoa merupakan salah satu wilayah penopang sektor pertanian di Konawe Selatan.
Karena itu, ia berharap pembangunan infrastruktur mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah daerah.
Galbi juga meminta Bupati Irham Kalenggo merealisasikan komitmen pembangunan yang pernah disampaikan saat kampanye.
Ia mengingatkan bahwa pembangunan dan pemeliharaan jalan merupakan tanggung jawab pemerintah sesuai peraturan perundang-undangan.
Dasar hukum tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan.*










