KENDARIKINI.COM – Pendataan Sensus Ekonomi 2026 segera dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia (RI).
Pendataan ini dilakukan dengan kombinasi metode offline dan online kepada seluruh keluarga dan kelompok usaha di Indonesia pada 15 Juni-31 Agustus 2026.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan secara door-to-door kepada seluruh keluarga dan kelompok usaha di Indonesia, yang saat ini masuk tahapan persiapan.
“Kita sudah dalam persiapan sensus ekonomi 2026 jadi pendataan door-to-door atau langsung dari satu perusahaan ke perusahaan lain dan rumah ke rumah lain itu mulai dilakukan pada 15 Juni,” ujar Amalia Adininggar Widyasanti, diwawancarai jurnalis Kendarikini.com setelah menghadiri kegiatan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Kota Kendari, Jumat (29/5/2026) malam.
Amalia Adininggar Widyasanti, mengingatkan kepada seluruh keluarga dan kelompok usaha di Indonesia, tidak menolak saat petugas melakukan pendataan, karena data yang diberikan dijamin kerahasiaannya.
“Kami ingin berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia kalau nanti petugas sensus ekonomi kami datang jangan ditolak dan berikan jawaban yang benar dan lengkap, dan tentunya data diberikan akan kami jaga kerahasiaannya,” sambungnya.
Kata Amalia Adininggar Widyasanti, data yang diberikan secara benar dan akurat kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar kebijakan pemerintah Indonesia.
“Keakuratan hasil sensus ekonomi ini akan sangat bergantung pada jawaban yang diberikan oleh masyarakat pada saat ditanya petugas sensus ekonomi karena datanya kami berikan kepada pemerintah melakukan kebijakan berbasis data tersebut,” pungkasnya.(Faldi)*










