Menikmati Permainan Layang-layang di Pelataran Masjid Al-Alam Kendari

KENDARIKINI.COM – Di bawah cerah langit sore di atas menara dan seputaran pelantaran religius Masjid Al-Alam Kendari, terlihat pengunjung baik usia Anak-anak, maupun usia dewasa menikmati angin dan menerbangkan layang-layang ke atas udara, Minggu, 21 September 2025.
Layang-layang yang mereka terbangkan itu dibeli dari seorang pedagang layang-layang yang berada di seputaran pelantaran religius Masjid Al-Alam Kendari, bernama Erwin (31) tahun tinggal di wilayah Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.
Erwin mengungkapkan telah merintis jualan layang-layang itu sudah berjalan selama tiga tahun di seputaran religius Masjid Al-Alam Kendari. Layang-layang itu ia beli di dua pabrik yang berbeda yakni pabrik di Kota Tangerang dan Surabaya.
“Layang-layang itu tidak buat sendiri, ini pabrikan dari dua tempat saya ambil ada yang di Surabaya, ada yang di Tangerang,” ungkap Erwin saat diwawancarai media ini pada hari Minggu, 21 September 2025 sore di pelantaran religius Masjid Al-Alam Kendari.
Ia menerangkan bahwa untuk keramian pembeli layang-layang itu pada saat datang hari libur pada hari Jum’at, Sabtu, dan Minggu.
“Keramaiannya di Jum’at, Sabtu, Minggu,” terangnya.
Harga layang-layang yang dijualnya bervariasi ada yang dijual satu layang Rp 5.000, Rp 30.000, Rp 45.000, dan Rp 50.000,.
Dalam sehari Erwin bisa meraup keuntungan dari pendapatan penjulan layang-layang itu bisa mencapai Rp 300.000, Rp 400.000, hingga Rp 1.000.000,.
“Harganya seperti itu, untuk pendapatan di hari Jum’at, Sabtu, Minggu, menghampiri 1 juta, kalau di hari-hari biasa paling 300 ribu atau 400 ribu,” pungkasnya.(Faldi)*









