KENDARIKINI.COM – Universitas Muhammadiyah Kendari (UMKendari) melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) menggelar Workshop Penulisan Riset Proposal Penelitian dan Pengabdian Prioritas Tahun 2026.
Dengan tema Workshop “Rise with Impact: Meningkatkan Kualitas Penelitian dan Pengabdian Menuju BIMA 2026 yang Inovatif dan Berdampak“, di Hotel Same Boutique Kendari, Jalan Z.A. Sugianto, Kelurahan Korumba, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Workshop ini diikuti oleh dosen UMKendari serta perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Sulawesi Tenggara.
Tujuan Workshop untuk memperkuat kapasitas peneliti dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian yang kompetitif di tingkat nasional
Rektor UMKendari, Prof. Dr. Ir. H. Muh. Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., hadir sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk “Kebijakan dan Indikator Penilaian Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tahun Anggaran 2026.”
Dalam paparan materinya, Nurdin menekankan pentingnya memahami indikator penilaian proposal, mulai dari rekam jejak publikasi, urgensi penelitian, kebaruan referensi, hingga kesesuaian metode penelitian.
“Kualitas penelitian tidak hanya dilihat dari topik, tetapi dari ketajaman masalah dan inovasi pendekatan yang digunakan,” Ujarnya.
Muh. Nurdin juga menambahkan pentingnya penyusunan roadmap penelitian yang berkelanjutan sebagai fondasi riset yang relevan dan berorientasi solusi. Nurdin mengapresiasi konsistensi DRTPM UMKendari dalam membangun budaya riset di lingkungan kampus, sekaligus memperkuat jejaring riset antar-PTMA di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Peneliti harus menautkan kepakaran dengan kebutuhan masyarakat agar hasilnya benar-benar berdampak,“ tambahnya.
Sementara itu, Direktur DRTPM UMKendari, Dr. Sitti Rahma Ma’mun, S.P., M.Sc., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin kedua pada tahun 2025.
“Sebelumnya kami melaksanakan kegiatan serupa pada Februari. Hingga Oktober ini, UMKendari telah memenangkan 23 judul penelitian BIMA dan dua dari BRIN,” ungkapnya
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UMKendari dengan BFI Finance Cabang Kendari dan PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) sebagai mitra industri.
Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Inovasi, Dr. Ir. Muh. Dikman Maheng, ST., M.Sc., menyebut bahwa kerja sama tersebut diharapkan membuka ruang kolaborasi riset dan pengabdian, sekaligus memperluas peluang kerja bagi lulusan UMKendari.
“Banyak inovasi dosen dan mahasiswa UMKendari yang perlu diimplementasikan di dunia industri,” ujarnya.
Workshop ini berlangsung selama dua hari dari hari Kamis, 30 Oktober 2025 hingga Jumat, 31 Oktober 2025 sebagai bentuk komitmen UMKendari dalam membangun ekosistem riset yang kolaboratif, inovatif, dan berdaya saing menuju BIMA 2026 yang berdampak nyata bagi masyarakat.(Faldi)*










