KENDARIKINI.COM – Pisah sambut Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus penghormatan atas pengabdian Prof. Khairul Munadi.
Kegiatan berlangsung di Kendari, Sabtu (31/10/2026), sekaligus menyambut Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si., sebagai Rektor UHO periode 2026–2030.
Dalam kegiatan tersebut, lagu berjudul UHO Rumah Kita Bersama karya Muh. Iqbal Piagi turut dipersembahkan. Lagu itu menggambarkan semangat kekeluargaan dan kebersamaan seluruh sivitas akademika.
Plt. Rektor UHO periode Juni–Oktober 2026, Prof. Khairul Munadi, mengatakan kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun universitas.
Menurutnya, penguatan institusi tidak cukup melalui koordinasi formal, tetapi juga membutuhkan ikatan emosional seluruh warga kampus.
“Selain yang sifatnya koordinasi dan sebagainya, ada hal yang menurut saya bisa dilakukan dengan mengikat semangat bersama, kemudian emosi yang sama dalam membangun semangat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, lagu tersebut menjadi salah satu media untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap UHO.
Khairul juga mengaku terkesan dengan penerimaan keluarga besar UHO selama menjalankan tugas sekitar empat bulan di Kendari.
Bahkan, ia menyebut UHO dan Kendari telah memiliki tempat tersendiri dalam kehidupannya.
“Selama empat bulan, UHO dan Kendari itu sudah ada di hati. Saya juga merasa diterima sebagai keluarga dan nantinya tetap menjadi bagian dari keluarga besar UHO,” tuturnya.
Selain kebersamaan, kuliner khas Sulawesi Tenggara juga meninggalkan kenangan baginya. Sayur pakis dan ikan parende menjadi hidangan yang paling disukainya selama bertugas.
“Yang jelas saya akan merindukan pakis. Hampir di setiap kesempatan kalau saya makan, makan siang maupun makan malam, tetap ada pakisnya,” katanya.
Sementara itu, Prof. Takdir Saili kini mengemban amanah memimpin UHO hingga 2030.
Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, penelitian, inovasi, serta jejaring kerja sama.
Momentum pergantian kepemimpinan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kesinambungan pengabdian dan solidaritas sivitas akademika.
Semangat UHO Rumah Kita Bersama diharapkan terus menjadi landasan dalam mewujudkan universitas yang unggul dan berdaya saing.*














