Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 186

Ruslan dan Ahmad Farid Abror Terpilih sebagai Presma dan Wakil Presma UMK

KENDARIKINI.COM – Pasangan Calon (Paslon) 02 Ruslan dan Ahmad Farid Abror, terpilih sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), dalam Pemilihan Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa UMK periode 2025 – 2026 di Pelataran Gedung E Universitas Muhammadiyah Kendari, Jln. KH. Ahmad Dahlan, Wowanggu, Kota Kendari, Senin, 28 Juli 2025.

Dalam pemilihan ini mempertemukan Paslon 01 Presma dan Wakil Presma UMK, Ajmail Umar dari Prodi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMK, dan Jofir dari Prodi Hukum Fakultas Ilmu Hukum UMK, sementara Paslon 02 Presma dan Wakil Presma UMK, Ruslan dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UMK, dan Ahmad Farid Abror dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMK.

Keterpilihan Paslon 02 Presma dan Wakil Presma UMK ini berdasar Surat Berita Acara dari hasil Perhitungan Surat Suara Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1, 2, dan 3 oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa dan Mahasiswi (KPUM) UMK.

Dalam hasil Perhitungan Surat Suara ini Paslon 02 Presma dan Wakil Presma UMK terpilih Ruslan dan Ahmad Farid Abror, setelah diwawancarai langsung senada mengatakan terima kasih kepada seluruh pihak baik Mahasiswa dan Mahasiswi UMK, KPUM UMK, Jajaran Birokrasi UMK, dak Seluruh Tim Pemenangan yang telah mendukung, sport kami sehingga memenangkan kami sebagai Presma dan Wakil Presma UMK periode 2025 – 2026.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kami, yang telah mensupport kami, dan seluruh tim yang sudah bekerja keras pada akhirnya kita Pilpres tahun ini,” kata Ruslan dan Ahmad Farid Abror.

Lanjut, Ruslan dan Ahmad Farid Abror, mengatakan bahwa dengan terpilihnya mereka berdua sebagai Presma dan Wakil Presma UMK periode 2025 – 2026 ini kita dapat memperbaiki masalah-masalah yang dihadapi Mahasiswa dan Mahasiswi UMK hanya peduli dengan lembaga Kemahasiswaan UMK.

“Tentu yang kami harap kedepan, sampai hari ini masih ada mahasiswa peduli dengan lembaga kampus, maka dari itu, itu menjadi harapan kedepan agar kiranya kita dapat memperbaiki bersama sehingga mahasiswa-mahasiswi UMK itu dapat kembali merasakan dan menikmati adanya lembaga-lembaga di kampus ini, ” kata Ruslan dan Ahmad Farid Abror.

Selain itu Paslon 02 Presma dan Wakil Presma UMK terpilih Ruslan dan Ahmad Farid Abror, juga menyoroti proses penegakan hukum pertambangan yang diduga ilegal di Sutra yang saat ini ditangani Kepolisian Daerah (Polda) Sultra dapat diselesaikan.

“Tentu dalam proses penegakan hukum di Sulawesi Tenggara, sampai ini kami melihat bahwa yang perlu diselesaikan dan perlu ditegakkan kembali, kami akan kawal tambang-tambang ilegal di Sulawesi Tenggara, dan tentu keberpihakan-keberpihakan Kepolisian Republik Indonesia kepada masyarakat yang kecil itu harus ditegakkan dengan baik,” kata Ruslan dan Ahmad Farid Abror.

Terakhir, setelah ditanya bagaimana tanggapan dan sikap sebagai Presma dan Wakil Presma UMK periode 2025 – 2026 tentang kinerja program pembangunan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Sultra, Ruslan dan Ahmad Farid Abror, mengatakan bahwa kami selaku Badan Eksekutif Mahasiswa UMK melihat sampai hari ini Pemrov Sultra sudah menunjukkan kinerja yang baik, namun masih ada catatan.

“Kami melihat per hari ini pemerintah provinsi sudah menunjukkan kinerja yang baik, namun masih ada catatan bahwa keberpihakan kepada kepentingan-kepentingan masyarakat harus selalu menjadi poin penting kebijakan yang diambil,” kata Ruslan dan Ahmad Farid Abror.

Ini Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Hasil Perhitungan Suara Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1, 2, dan 3 oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa dan Mahasiswi (KPUM) UMK dalam Pemilihan Paslon 01 dan 02 Presma dan Wakil Presma UMK periode 2025 – 2026 yakni:

Surat Berita Acara Nomor.059/KPUM/VII/2025 tentang Perhitungan Suara TPS 1 sebagai berikut;

Jumlah DPT TPS (1) 1116
Jumlah DPT TPS (1) Tidak Terpakai 637
Jumlah Surat Suara Dicoblos 479
Jumlah Surat Suara Paslon (01) 36
Jumlah Surat Suara Paslon (02) 441
Jumlah Surat Suara Tidak Sah 2

Surat Berita Acara Nomor.060/KPUM/VII/2025 tentang Perhitungan Suara TPS 2 sebagai berikut;

Jumlah DPT TPS (2) 1416
Jumlah DPT TPS (2) Tidak Terpakai 960
Jumlah Surat Suara Dicoblos 456
Jumlah Surat Suara Paslon (01) 254
Jumlah Surat Suara Paslon (02) 195
Jumlah Surat Suara Tidak Sah 7

Surat Berita Acara Nomor.061/KPUM/VII/2025 tentang Perhitungan Suara TPS 3 sebagai berikut;

Jumlah DPT TPS (3) 1252
Jumlah DPT TPS (3) Tidak Terpakai 902
Jumlah Surat Suara Dicoblos 350
Jumlah Surat Suara Paslon (01) 280
Jumlah Surat Suara Paslon (02) 66
Jumlah Surat Suara Tidak Sah 4

Dengan perolehan Surat Suara Masing-masing Paslon Presma dan Wakil Presma UMK periode 2025 – 2026 ini Paslon 01 Presma dan Wakil Presma UMK, Ajmail Umar dan Jofir, memperoleh Surat Suara Sah 570, sementara Paslon 02 Presma dan Wakil Presma UMK, Ruslan dan Ahmad Farid Abror, memperoleh Surat Suara Sah 702.(Faldi)*

Jambret Beraksi, Emak-emak di Kendari Jadi Korban

KENDARIKINI.COM – Kalung emas milik seorang emak-emak di Kota Kendari di jambret orang tak dikenal. Peristiwa ini bermula saat emak-emak ini berjalan kaki di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Mandonga, pada Minggu 27 Juli 2025.

Saat itu, kalung yang dipakainya tiba-tiba di rampas secara paksa oleh orang yang saat ini belum diketahui identitasnya.

Seorang saksi mata inisial N menjelaskan bahwa korban baru saja pulang dari gereja dengan berjalan kaki seorang diri.

Lanjut, kata dia, tiba-tiba datang seseorang dengan menggunakan motor dan menarik kalung emas yang dipakai korban.

“Tiba-tiba motor datang dari belakang, langsung memepet dan menarik kalung emas di lehernya,” katanya.

Korban sempat mengejar pelaku, tetapi tidak bisa di jangkau oleh korban. Aksi kejar-kejaran ini sempat di abadikan oleh kamera ponsel warga yang kebetulan berada di lokasi.

Sementara itu, Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga menjelaskan bahwa belum ada laporan mengenai peristiwa ini.

“Sementara ini kami belum mengetahui dan belum ada laporan korban ke kami pak,” pungkasnya.(Amin)*

Polres Bau-bau Diminta Perjelas Penanganan Laporan Pencemaran Nama Baik, Penipuan dan Penggelapan Dana

KENDARIKINI.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemerhati Birokrasi Sulawesi Tenggara (AMPB SULTRA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Baubau, Senin (28/7), menuntut kejelasan penanganan laporan dugaan pencemaran nama baik, penipuan, dan penggelapan dana yang dilaporkan oleh Siti Nurmila, warga Kota Baubau.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.30 Wita itu berlangsung memanas dan sempat diwarnai aksi saling tarik-menarik ban yang hendak dibakar oleh mahasiswa.

Koordinator lapangan, Ardin, menyesalkan lambannya penanganan laporan oleh penyidik Polres Baubau yang dinilai tak menunjukkan progres, meskipun telah dilaporkan lebih dari empat bulan lalu.

“Kasus ini sudah lebih dari empat bulan, namun tidak ada kepastian hukum. Ini menunjukkan ada indikasi ketidakseriusan dalam penanganan laporan masyarakat,” ujar Ardin dalam orasinya.

Ardin menegaskan bahwa aparat penegak hukum seharusnya bertindak adil dan tidak tebang pilih, terlebih ketika laporan masyarakat menghadapi pihak yang memiliki kedekatan institusional dengan aparat.

“Kami minta Kapolres Baubau mengevaluasi kinerja penyidik. Jika hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, maka kepercayaan publik akan runtuh,” tegasnya.

Mahasiswa juga menyoroti adanya ketimpangan penanganan, di mana laporan balik dari pihak suami terlapor yang merupakan oknum anggota polisi diproses cepat tanpa pemeriksaan saksi dari pihak Siti Nurmila.

“Hukum harus adil. Kalau anggota polisi lapor, langsung diproses. Tapi kalau masyarakat biasa, dipinggirkan. Ini preseden buruk bagi institusi kepolisian,” tambah Ardin.

Tak hanya itu, Ardin juga mengungkapkan hasil audiensi yang dilakukan pihaknya bersama kepolisian, khususnya penyidik yang menangani aduan pencemaran nama baik.

“Berdasarkan hasil audiensi kami bersama pihak kepolisian, dalam hal ini penyidik yang diamanahkan untuk menangani aduan pencemaran nama baik, kami mempertanyakan secara gamblang terkait apa yang menjadi faktor utama keterlambatan proses laporan hingga mandek,” kata Ardin.

Ia mengungkapkan bahwa jawaban dari pihak kepolisian yang disampaikan di hadapan seluruh massa aksi adalah soal keterbatasan anggaran.

“Mereka menjawab dan disaksikan langsung oleh seluruh massa aksi bahwa keterlambatan penyelidikan disebabkan oleh tidak atau kurangnya anggaran. Mereka menyampaikan bahwa untuk menuai keterangan dari saksi ahli butuh anggaran,” jelasnya.

Ardin mempertanyakan alasan tersebut yang dinilainya tidak masuk akal.

“Nah, di sini yang rancu, Kakanda. Masuk akal tidak, lembaga yang merupakan institusi negara dengan anggaran terbesar kedua setelah TNI, bisa-bisanya dalam kasus ini yang menjadi hambatan hanya karena anggaran?” sindir Ardin dengan nada kecewa.

Mahasiswa mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dari pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan pelapor, Siti Nurmila, kasus ini bermula dari kerja sama dana usaha dengan nilai total Rp240 juta untuk jangka waktu satu tahun. Dana tersebut ditransfer secara bertahap sebanyak tiga kali pada periode 21–26 Desember 2023. Perjanjian resmi kemudian ditandatangani pada 1 Januari 2024, dengan kesepakatan pembagian keuntungan sebesar Rp30 juta per bulan.

Tak berselang lama, pada 5 Januari 2024, terlapor kembali meminjam dana pribadi sebesar Rp250 juta dengan janji akan dikembalikan dalam enam bulan, disertai bunga 20 persen atau Rp50 juta per bulan.

Pada 8 Februari 2024, terlapor membayar bunga pertama sebesar Rp50 juta.

Namun beberapa minggu kemudian, tepatnya 22 Februari 2024, yang bersangkutan kembali meminjam dana tambahan sebesar Rp50 juta.

Pembayaran bunga sempat dilakukan pada 30 September 2024 sebesar Rp100 juta, yang menurut keterangan pelapor dimaksudkan untuk menutup bunga bulan Maret dan April 2024. Pada bulan November, terlapor kembali membayar Rp50 juta untuk bunga bulan Mei.

Namun, sejak saat itu, pembayaran terhenti.

Menurut Siti Nurmila, selama 10 bulan, pembayaran yang dilakukan hanyalah untuk bunga sebesar 20 persen dari pinjaman Rp50 juta yang terakhir, sementara sisa pokok utang belum dikembalikan.

Hingga kini, pelapor mengaku tidak lagi mendapat komunikasi dari pihak terlapor. Situasi ini kemudian berujung pada pelaporan ke kepolisian atas dugaan penipuan dan penggelapan, yang kemudian berkembang menjadi saling lapor antara Siti Nurmila dan suami terlapor, yang disebut-sebut merupakan seorang oknum anggota Polri.

Laporan awal dari Siti Nurmila terkait dugaan pencemaran nama baik secara resmi masuk ke Polres Baubau pada 16 Maret 2025.

Dalam keterangannya, Siti Nurmila mengaku kecewa dengan proses hukum yang dinilai berjalan tidak adil.

“Saya sudah serahkan semua bukti transfer, perjanjian kerja sama, dan komunikasi. Tapi sampai sekarang, penyidik belum juga menetapkan siapa pun sebagai tersangka. Sementara saya malah dilaporkan balik dan langsung dipanggil polisi. Di mana keadilan untuk masyarakat biasa seperti saya?” ungkap Siti.

Hingga berita ini ditayangkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi ke Polres Baubau atas tuntutan massa maupun perkembangan kasus yang sedang bergulir.*

Aksi Emak-emak Maling Tabung Gas LPG 3 Kilo Gram di Kendari Terekam CCTV

KENDARIKINI.COM – Aksi seorang emak-emak di Kota Kendari berhasil terekam kamera CCTV saat mencuri tabung gas LPG 3 Kilo Gram. Video aksi emak-emak ini viral di media sosial hingga menjadi perhatian netizen.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Bunga Matahari, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, pada Senin 28 Juli 2025.

Berdasarkan video rekaman CCTV berdurasi 1:13 menit yang diterima media ini memperlihatkan seorang perempuan paruh baya mengenakan baju hijau dan jilbab hitam datang ke sebuah kios dengan menggunakan motor berwarna hitam putih.

Setelah melihat keadaan sepi dan dianggap aman, perempuan ini segera mengambil tabung gas elpiji 3 kg dan membawanya kabur menggunakan motor.

Rekan korban, Dedy, menyebut pencurian ini terjadi saat pemilik kios dalam keadaan tertidur.

“Pemilik kios sedang tidur, sedangkan istrinya sibuk mengurus bayi yang baru lahir,” kata Dedy.

Dedy mengungkapkan bahwa peristiwa pencurian bukan hal baru, melainkan kerap terjadi.

“Sudah sering sekali jadi sasaran,” tutupnya.

Dengan beredarnya video rekaman CCTV, diharapkan dapat mengidentifikasi identitas pelaku.(Amin)*

Tak Terima Kedapatan Chattingan dengan Wanita Lain, Suami di Kendari Aniaya Istri

KENDARIKINI.COM – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) inisial CS (33) di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Penganiayaan ini bermula saat korban mendapati suaminya inisial S (33) chatingan dengan seorang perempuan melalui aplikasi TikTok.

Kemudian korban berniat menanyakan chatingan ini kepada suaminya. Namun suami korban langsung marah-marah dan membenturkan kepala korban ke tembok.

“Kemudian pelapor CS (33) bertanya kepada suaminya S (33), namun suami pelapor lansung marah-marah dan kemudian suami pelapor lansung membenturkan kepala pelapor di tembok,” kata Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga, Senin 28 Juli 2025.

Tak sampai di situ, korban lalu diseret keluar dari rumah oleh suaminya hingga kepala korban membengkak dan tangan beserta kakinya mengalami lebam.

“Kemudian menyeret pelapor keluar dari rumah, sehingga mengakibatkan kepala pelapor bengkak dan lebam di bagian tangan dan kaki,” ujarnya.

Usai peristiwa ini, suami korban segera di tangkap oleh aparat kepolisian di Jalan Hurami, BTN Bunga Blok A 17 Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Jamesto menambahkan suami korban segera dibawa ke Polsek Mandonga guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, suami korban dijerat dengan pasal 44 ayat (1) Jo. Pasal 5 Huruf A Undang-undang Republik Indonesia No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.(Amin)*

RUPSLB PT Vale Indonesia, Berikut Komposisi Perubahan Pengurus Perusahaan

KENDARIKINI.COM – Perusahaan tambang nikel terintegrasi dan berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”; Kode Saham: INCO), hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) dengan format hybrid, yaitu secara fisik di Private Dining Room 1&2, 6th Floor, The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, SCBD, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta 12190, dan secara virtual melalui platform eASY.KSEI milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin 28 Juli 2025.

Rapat ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (POJK 15) serta Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk.

Dalam RUPSLB ini, para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Yusuke Niwa sebagai Komisaris serta memberhentikan dengan hormat Muhammad Rachmat Kaimuddin dari jabatan Presiden Komisaris, Edi Permadi dari jabatan Komisaris, dan Adriansyah Chaniago dari jabatan Direktur dan Chief Human Capital Officer.

Kemudian RUPSLB juga menetapkan pengangkatan Fauzambi Syahrul Multhazar sebagai Presiden Komisaris, Katherine Angela Oendoen sebagai Komisaris, dan Shiro Imai sebagai Komisaris, Heriyanto Agung Putra sebagai Direktur dan Chief Human Capital Officer, serta Budiansyah sebagai Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer, yang semuanya berlaku efektif sejak penutupan RUPSLB hingga RUPS Tahunan 2028.

Selain itu, RUPSLB juga menetapkan pengangakatan Bernardus Irmanto sebagai Presiden Direktur dan Chief Executive Officer dengan masa jabatan hingga RUPS Tahunan 2027.

Perseroan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Adriansyah Chaniago, Muhammad Rachmat Kaimuddin, Edi Permadi, dan Yusuke Niwa atas kontribusinya yang berharga dan dedikasinya terhadap Perseroan.

Sejalan dengan apresiasi tersebut, kepemimpinan baru Perseroan berkomitmen untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun serta memperkuat arah transformasi di masa depan.

Bernardus Irmanto, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, menegaskan “Dengan kepercayaan yang diberikan, saya bertekad untuk memastikan keberlanjutan praktik pertambangan terbaik (best mining practices) yang telah menjadi fondasi PT Vale,”.

Lanjutnya pihaknya akan terus menjaga kelangsungan proyek-proyek strategis yang tengah berjalan, mendorong hilirisasi yang bertanggung jawab, serta menciptakan nilai bersama bagi negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui disiplin, integritas, dan pengabdian, kami ingin memastikan kontribusi nyata PT Vale terhadap kedaulatan energi dan pembangunan berkelanjutan Indonesia,” ungkapnya.

Perseroan akan memastikan bahwa seluruh perubahan ini dilakukan dengan tetap
mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku serta prinsip transparansi dan tata kelola yang baik.

“Pergantian jajaran pengurus ini mencerminkan komitmen PT Vale untuk memperkuat fondasi kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan dan tuntutan industri nikel masa depan, mendorong akselerasi proyek hilirisasi strategis, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi Indonesia melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab, dan inovatif,” pungkasnya.*

Berawal dari Cekcok di Jalan, Sopir Mobil di Kendari Diamankan Polisi Gegara Pukul Pengendara Motor

KENDARIKINI.COM – Seorang supir mobil terancam mendekap dalam sel tahanan akibat melakukan penganiayaan terhadap seorang pengendara motor.

Peristiwa ini bermula pada Selasa 7 Januari 2025 sekitar pukul 17.30 WITA, saat itu korban inisial AF (23) berboncengan dengan pacarnya inisial H.

Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga menerangkan ketika berada di pertigaan dokter sutomo, Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, korban melihat mobil tidak menggunakan lampu weser sehingga korban langsung melewati mobil tersebut.

Supir mobil inisial RU (25) tiba-tiba meneriaki korban, RU (25) langsung keluar dari mobil sambil berlari menuju korban dan meninju mulut korban sebanyak satu kali.

“Tiba-tiba korban di teriaki oleh sopir mobil inisial RU (25) dan langsung keluar sambil lari dari mobil dan langsung meninju mulut korban sebanyak satu kali,” katanya, Senin 28 Juli 2025.

Kemudian RU (25) bertanya dengan nada keras “kenapa kamu gas gas” dan kembali meninju korban pada bagian telinga kanan.

Pada saat itu pula, korban segera melaporkan peristiwa penganiayaan ini ke Polsek Mandonga. Sebagai langkah tindak lanjut, Polsek Mandonga segera melakukan pencarian terhadap RU (25).

Tepat pada Minggu 27 Juli 2025 malam, Polsek Mandonga berhasil meringkus RU (25) di Jalan Pekuburan, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari.

Atas perbuatannya, RU (25) dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHPidana tentang penganiayaan dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

“Tersangka disangkakan dengan Pasal 351 ayat 1 KUHPidana,” pungkasnya.(Amin)*

Mahasiswa Minta Percepatan Pelantikan Rektor

KENDARIKINI.COM – Sekelompok mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali melakukan aksi unjuk rasa di gedung Rektorat UHO. Massa aksi menuntut percepatan pelantikan rektor UHO terpilih, Prof. Armid, Senin 28 Juli 2025.

Situasi dihalaman gedung Rektorat UHO memanas usai diketahui Rektor UHO, Muhammad Zamrun Firihu, sedang tidak berada di tempat.

Dikarenakan Rektor UHO saat ini tidak ada di tempat, massa aksi langsung ditemui Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UHO, Laode Santiaji Bande.

Laode Santiaji Bande mengatakan bahwa tuntutan massa aksi akan diteruskan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

“Tuntutan kalian akan diteruskan ke menteri. Pelantikan itu sepenuhnya kewenangan kementerian,” katanya.

Selanjutnya, Laode Santiaji Bende melakukan sambungan telepon Video Call bersama Rektor UHO saat ini. Penyampaiannya senada dengan Laode Santiaji Bende.

“Tujuan aksi yang kalian tandatangani itu saya akan teruskan ke Pak Menteri langsung. Kita semua juga butuh kejelasan. Saya berusaha keras agar semua berjalan dengan lancar. Kita akan kawal,” ujarnya melalui video call.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UHO, Muhammad Rochim, berharap tidak mendapat intervensi dari berbagai pihak.

Rochim menegaskan agar Kemendiktisaintek bersikap independen dan segera menetapkan jadwal pelantikan Prof. Armid sebagai Rektor UHO masa bakti 2025-2029.

“Kami berharap kementerian tidak terintervensi oleh oknum-oknum tertentu,” pungkasnya.(Amin)*

AP2 Sultra Duga Seragam dan Atribut yang Disediakan Sekolah Tak Sesuai Harga Pasar

KENDARIKINI.COM – Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) beberkan sejumlah temuan seragam dan atribut sekolah yang diduga tidak sesuai harga pasar.

Hal ini disampaikan Dewan Pembina AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi, usai melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin 28 Juli 2025.

“Ada temuan kami terkait harga batik yang kualitasnya RB harganya impor. Artinya begini, setelah kami cek dengan harga 180 ribu itu ternyata 3 seratus dipasar,” katanya saat ditemui media ini dan beberapa awak media lainnya.

Temuan tersebut seperti baju muslim seharga Rp185 ribu, baju batik Rp95 ribu, baju olahraga Rp185 ribu, seragam pramuka lengkap Rp200 ribu, rompi Rp125 ribu, kaos kaki putih Rp25 ribu, kaos kaki hitam Rp25 ribu, topi merah Rp25 ribu, ikat pinggang Rp25 ribu, dasi Rp25 ribu dan pita Rp5 ribu.

Temuan-temuan tersebut, kata Hasan, akan dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) agar di proses berdasarkan hukum berlaku.

“Kami ada langkah hukum yang akan kami tempuh dengan bukti-bukti dan hasil RDP yang kami temukan hari ini,” ujarnya.

Selain itu, AP2 Sultra mendesak DPRD Kota Kendari untuk membentuk Panitia khusus (Pansus) dengan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dan AP2 Sultra.(Amin)*

One Make Race di Kendari, Prawira Racing Team Raih Juara Umum

KENDARIKINI.COM – One Make Race yang diselenggarakan Astra Honda Motor di Kota Kendari pada 26-27 Juli 2025 di Sirkuit NP Terminal Baruga menghadirkan pertandingan balap yang sangat seru dan ketat.

Ditengah ketatnya persaingan dalam ajang Honda One Make Race (OMR) 2025, satu nama mencuri perhatian, yakni Prawira Racing Team.

Tim balap lokal ini memborong 10 podium di berbagai kelas matic dan keluar sebagai juara umum.

Namun, di balik keberhasilan itu, tersimpan kisah pembinaan pemuda yang jauh lebih bermakna dari sekadar balapan. Prawira bukan hanya tempat anak muda memacu kendaraan, melainkan juga ruang untuk menumbuhkan karakter, tanggung jawab, dan disiplin.

“Saya ingin balap jadi tempat belajar tanggung jawab, bukan pelampiasan ugal-ugalan di jalan,” ujar Ariel Mogens Ginting, pemilik dan pembina tim, Senin 28 Juli 2025.

Ariel menekankan bahwa kemenangan yang diraih timnya lahir dari proses panjang. Ada pembinaan, latihan, serta pembentukan mental. Ia tak sekadar melatih teknik balap, tapi juga menanamkan nilai-nilai, taat aturan, hormat pada sesama, dan menjaga keselamatan.

Prestasi tim Prawira tak main-main. Ahmad Rifaldi keluar sebagai Juara 1 di dua kelas bergengsi, Matic 160cc OPEN dan Matic 131cc Lokal Sultra. Sementara Iksan, ia konsisten mencetak empat Juara 2, termasuk Matic Novice dan Matic U-25.

Berbeda dengan Muh. Alan Afriansyah, ia menyabet Juara 1 di kelas Novice serta podium di dua kelas lainnya. Sedangkan Sandi Galih, andalan lokal, membuktikan tajinya di kelas Non-prestasi Lokal dan OPEN.

Meski puas dengan hasil itu, Ariel justru lebih bangga pada sikap anak-anak didiknya. Sebab, semuanya selalu patuh dan menjadikan balapan sebagai wadah mengasah bakat. Bukan ajang pamer di jalan, bukan pula balapan liar.

“Saya selalu bilang ke mereka, balapan itu tempatnya di sirkuit. Kalau kalian lakukan di jalanan, itu bukan keberanian, tapi kebodohan. Keberanian harus diimbangi tanggung jawab,” tegasnya.

Kini, Ariel tengah menyiapkan langkah selanjutnya, membuka jalur pembinaan baru untuk menjaring bibit muda dari seluruh Sultra. Ia ingin anak-anak muda yang memiliki semangat, namun tak punya wadah, berkembang dengan cara yang benar, salah satunya di Prawira Racing Team.

“Anak muda kita tidak kekurangan semangat. Yang kurang hanya kesempatan dan arah. Prawira Racing hadir menjembatani itu,” tambahnya.

Melalui pendekatan ini, Prawira Racing Team membuktikan bahwa balap bukan sekadar ajang adu adrenalin. Di tangan yang tepat, ia bisa menjadi sarana edukasi, pembentukan karakter, dan jalan meraih masa depan yang lebih terarah.

“Di tengah sorotan lampu podium, anak-anak muda ini sedang tumbuh, melaju cepat, tapi tetap patuh pada rambu kehidupan,” tutupnya.*

Polresta Kendari Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri

KENDARIKINI.COM — Polresta Kendari menerima kunjungan dari Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka kegiatan penelitian bertajuk “Penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP)” serta pengkajian “Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan.” Kegiatan berlangsung di Aula Wira Pratama Mapolresta Kendari, dimulai pukul 14.30 WITA hingga selesai.

Tim dari Puslitbang Polri dipimpin langsung oleh Kombes Pol Muh. Fauzi, S.I.K., M.Si selaku Ketua Tim, didampingi oleh AKBP Arianto Salkery, S.H., M.H, Penata Danny Irwan, S.E, serta Bintang Dwitya, S.E., M.SE selaku konsultan.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin Louis Sengka, S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Puslitbang dan menegaskan komitmen Polresta Kendari dalam mendukung optimalisasi penerapan sistem E-MP sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan.

Kombes Pol Muh. Fauzi, S.I.K., M.Si, selaku ketua Tim dalam arahannya menyampaikan agar peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan informasi terkait Kendala apa yang dirasakan, sehingga optimalisasi Penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP) bisa berjalan lancar.
“Kiranya dalam kegiatan ini para peserta yang hadir menyampaikan secara terbuka terkait masalah atau kendala yang dirasakan dalam penerapan sistem E-MP guna mencari solusi terbaik sehingga penerapannya bisa berjalan dengan lancar” Ucapnya.

Selain itu dalam arahannya beliau juga menekankan terkait peran dan dukungan Polri dalam mendukung
Program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program Asta cita Presiden Republik Indonesia

Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat dan personel dari tiga wilayah kepolisian, yaitu Polresta Kendari, Polres Konawe Selatan (Konsel), dan Polres Bombana. Di antara peserta hadir Wakapolres, Kabag SDM, Kasat Reskrim dan Resnarkoba, Kasi TIK, KBO Reskrim dan Resnarkoba, serta perwakilan Kanit Reskrim dari tiga Polsek jajaran.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, sebagai wujud sinergi antara lembaga penelitian Polri dengan satuan kewilayahan dalam mendukung transformasi digital dan penguatan peran Polri dalam ketahanan pangan nasional.*

113 Orang Tua Siswa di Kendari Keluhkan Dugaan Pungli Pengadaan Seragam Pelajar

KENDARIKINI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Sekolah SMPN dan SDN se-Kota Kendari, Senin 28 Juli 2025.

RDP ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang digaungkan lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) pengadaan seragam sekolah dan atribut siswa tingkat SDN hingga SMPN tahun 2025.

Ketua AP2 Sultra, Fardin Nage, mengatakan terdapat 113 orang tua siswa yang mengeluhkan dugaan praktik pungli ini. Pihak sekolah mewajibkan orang tua membeli seragam dan atribut sekolah dengan nominal tidak sesuai harga pasar.

“Diwajibkan (orang tua siswa) membeli seragam sekolah dengan harga ditentukan atau diatas harga pasar,” kata Fardin dalam ruangan RDP.

Selanjutnya, orang tua siswa diduga tidak diperkenankan membeli seragam dan atribut diluar sekolah. Apabila hal ini tidak diindahkan, maka tidak akan diberikan ruang secara administratif di sekolah.

“Tidak diberikan pilihan membeli secara mandiri diluar sekolah serta ada ancaman tidak dilayani di administrasi atau tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan sekolah jika tidak membeli seragam sekolah dari pihak sekolah,” bebernya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Saemina, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan memperjualbelikan seragam dan atribut sekolah.

Seragam yang diperolehkan hanyalah pakaian olahraga dan batik. Karna ini, kata Saemina, sebagai bentuk penegasan identitas masing-masing sekolah.

Sementara itu, Ketua Komisi III Laode Azhar meminta Dikbud Kota Kendari mengadakan rapat bersama Kepala Sekolah SDN dan SMPN se-Kota Kendari terkait praktik dugaan pungli.

Azhar menambahkan, kemudian hasil rapat tersebut disampaikan ke Komisi III DPRD Kota Kendari untuk di tindak lanjuti.

“Selanjutnya kesimpulannya akan di sampaikan ke DPRD Kota Kendari,” pungkasnya.(Amin)*

Mempelajari Kewajiban Bayar Royalti untuk Bisnis Non Musik

KENDARIKINI.COM — Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menegaskan bahwa setiap pelaku usaha yang memutar musik di ruang publik termasuk restoran, kafe, toko, pusat kebugaran, dan hotel wajib membayar royalti kepada pencipta dan pemilik hak terkait. Hal ini berlaku meskipun pelaku usaha telah berlangganan layanan seperti Spotify, YouTube Premium, Apple Music, atau layanan streaming lainnya.

Direktur Hak Cipta dan Desain Industri, Agung Damarsasongko menjelaskan bahwa langganan pribadi seperti Spotify dan YouTube Premium tidak mencakup hak pemutaran musik untuk tujuan komersial di ruang publik. “Layanan streaming bersifat personal. Ketika musik diperdengarkan kepada publik di ruang usaha, itu sudah masuk kategori penggunaan komersial, sehingga dibutuhkan lisensi tambahan melalui mekanisme yang sah,” jelas Agung pada 28 Juli 2025 di Kantor DJKI, Jakarta Selatan.

Pembayaran royalti dilakukan melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) sesuai amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. LMKN bertugas menghimpun dan mendistribusikan royalti kepada para pencipta dan pemilik hak terkait. Skema ini memastikan transparansi dan keadilan bagi seluruh pelaku industri musik, serta memudahkan pelaku usaha karena tidak perlu mengurus lisensi satu per satu dari setiap pencipta lagu. Hal ini memberikan keseimbangan agar pencipta atau pemilik hak terkait musik/lagu mendapatkan hak ekonominya serta pengguna merasa nyaman dalam berusaha atau menggunakan lagu.

Agung juga menanggapi kekhawatiran sebagian pelaku usaha yang menyatakan akan memblokir pemutaran lagu-lagu Indonesia demi menghindari pembayaran royalti. “Itu justru akan melemahkan ekosistem musik lokal dan tidak memberikan apresiasi kepada pencipta/pemegang hak cipta. Musik adalah bagian dari identitas budaya. Ketika pelaku usaha enggan memberikan apresiasi yang layak kepada pencipta lagu Indonesia, yang dirugikan bukan hanya seniman, tetapi juga konsumen dan iklim kreatif nasional secara keseluruhan,” tegasnya.

Menanggapi alternatif lain seperti pemutaran musik instrumental bebas lisensi atau lagu dari luar negeri, Agung menyampaikan bahwa pelaku usaha tetap perlu berhati-hati. “Tidak semua musik instrumental bebas dari perlindungan hak cipta. Beberapa lagu yang diklaim ‘no copyright’ justru bisa menjerat pelaku usaha dalam pelanggaran apabila digunakan tanpa verifikasi sumber. Termasuk lagu luar negeri jika mereka dilindungi hak cipta, kewajiban royalti tetap berlaku,” katanya.

Jika pelaku usaha tidak memiliki anggaran untuk membayar royalti musik, alternatif yang dapat dipilih adalah menggunakan musik bebas lisensi (royalty-free) atau musik dengan lisensi Creative Commons yang memperbolehkan penggunaan komersial, memutar musik ciptaan sendiri, menggunakan suara alam/ambience, atau bekerja sama langsung dengan musisi independen yang bersedia memberikan izin tanpa biaya.

Mengenai skema pembayaran, pelaku usaha dapat mendaftarkan usahanya melalui sistem digital LMKN dan membayar royalti sesuai klasifikasi usaha dan luas ruang pemutaran musik. Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Korea Selatan, sistem serupa sudah diberlakukan sejak lama. “Namun tujuan Indonesia bukan untuk menambah pemasukan negara, melainkan memberikan kepastian hukum serta memastikan bahwa pelaku industri kreatif mendapatkan hak ekonominya secara adil,” jelas Agung.

DJKI juga memastikan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak dipukul rata. Terdapat mekanisme keringanan atau pembebasan tarif royalti sesuai ketentuan yang diatur oleh LMKN, berdasarkan ukuran ruang usaha, kapasitas pengunjung, serta tingkat pemanfaatan musik dalam operasional harian. “Kami mengimbau pelaku UMKM untuk mengajukan permohonan keringanan secara resmi agar mendapatkan perlindungan hukum sekaligus mendukung ekosistem musik nasional,” tambahnya.

Terakhir, Agung mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap kewajiban pembayaran royalti dapat dikenakan sanksi hukum, namun sesuai pasal 95 ayat 4 UU Hak Cipta untuk melakukan mediasi terlebih dahulu. “Pelindungan hak cipta bukan semata soal kewajiban hukum, tapi bentuk penghargaan nyata terhadap kerja keras para pencipta yang memberi nilai tambah pada pengalaman usaha Anda,” tutupnya.*

PT MCM Perbaiki Ruas Jalan Lambuya-Puriala

KENDARIKINI.COM – PT Modern Cahaya Makmur (MCM) merealisasikan komitmennya untuk melakukan perbaikan pada ruas jalan Lambuya-Puriala.

Proses perbaikan ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi infrastruktur jalan seperti keadaan semula, sebelum aktivitas operasional perusahaan dimulai di wilayah tersebut.

Upaya perbaikan ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Konawe, Yusran Akbar.

“Perbaikan ruas jalan Lambuya-Puriala ini merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab PT Modern Cahaya Makmur terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar area operasional kami. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Bupati Konawe, Yusran Akbar, beserta jajaran dari Dinas PU yang telah bersinergi dengan menurunkan tim pengawas serta bantuan alat berat,” ujar Dedi, S.T., selaku Humas PT MCM pada Senin (28/7/2025).

“Kolaborasi ini mempercepat proses perbaikan demi kenyamanan masyarakat bersama,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Konawe turut berkontribusi dengan menurunkan bantuan berupa satu unit bomag, satu unit grader, serta tim pengawas teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Konawe untuk memastikan kualitas pengerjaan.

Di sisi lain, pihak perusahaan juga menegaskan telah menyelesaikan seluruh kewajiban perpajakan kepada pemerintah daerah.

Berdasarkan catatan, seluruh kewajiban tersebut telah lunas dibayarkan pada tanggal 16 Juli 2025.*

Dua Pria di Kolaka Diamankan Polisi Gegara Kasus Curanmor

KENDARIKINI.COM – Dua orang pria di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil diamankan aparat kepolisian usai melakukan pencurian motor (Curanmor).

Dua pria ini berinisial IR dari Desa Liku, Kecamatan Samaturu dan IL merupakan warga Desa Ulu rina, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.

Kedua pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian motor pada Senin 21 Juli 2025 sekira pukul 10.00 WITA di Desa Ulu rina, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif mengatakan peristiwa ini bermula saat pemilik motor inisial BAH pergi ke gunung dengan menggunakan motor untuk memetik buah kedondong.

Motor tersebut terparkir tak jauh dari tempat korban memetik kedondong. Ketika korban hendak pulang ke rumah, motor miliknya tak lagi berada di tempat parkir.

“Beberapa lama setelah pelapor ingin balik ke rumahnya dan mendapati motornya tidak ada di tempat semula,” kata Dwi Arif, Senin 28 Juli 2025.

Korban sempat bertanya pada warga setempat, warga tersebut melihat IR dan IL membawa sebuah motor. Korban lalu menuju ke rumah pelaku, dan menurut keterangan pihak keluarga bahwa keduanya sudah meninggalkan rumah.

Berkat kerja keras dari aparat kepolisian, kedua pelaku berhasil diamankan beserta satu unit motor Yamaha Jupiter warna hitam Nomor Polisi DT 6031 XH.

Atas tindakan ini, keduanya dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke-3e, dan ke-4 KUHP Jo Pasal 55,56 KUHP dengan hukuman paling lama 5 tahun penjara.(Amin)*

Dari Pomalaa untuk Indonesia, PT Vale Rayakan 57 Tahun Bersama Komunitas

KENDARIKINI.COM — Di jantung Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Sulawesi Tenggara, semangat kebersamaan dan keberlanjutan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun ke-57 PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale). Ribuan masyarakat Kolaka, karyawan, mitra usaha, serta jajaran Forkopimda berkumpul dalam kegiatan Funwalk bertajuk “Pagi CARES” yang menjadi simbol kolaborasi dan optimisme akan masa depan.

Mengambil titik kumpul di Pelataran Rumah Adat Mekongga, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi sehat tetapi juga momentum penguatan hubungan antara PT Vale dan masyarakat Wonua Mekongga. Rangkaian acara—mulai dari jalan sehat, donor darah, senam bersama, live music lokal, hingga pembagian doorprize—dihadiri oleh Pejabat Sekda Kolaka Akbar, Dandim 1412 Kolaka Letkol Inf. Choky Gunawan, Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha, serta Manager Project Mine Construction PT Vale IGP Pomalaa, Aryamer.

“Kami sangat bersyukur bisa tumbuh bersama masyarakat Kolaka. Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tapi bukti nyata bahwa nilai-nilai CARES hidup di tengah-tengah komunitas. Pomalaa bukan hanya proyek strategis, tetapi bagian dari perjalanan jangka panjang kami membangun pertambangan yang berakar pada keberlanjutan,” ujar Aryamer.

Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan serentak di seluruh wilayah operasional PT Vale, dari Sorowako (Sulawesi Selatan), Bahodopi (Sulawesi Tengah) hingga Blok Tanamalia, yang turut menggelar acara komunitas bertema nilai-nilai Compassion, Accountability, Resilience, Excellence, dan Sustainability (CARES).

“Tahun ini, kami tidak hanya merayakan sejarah perusahaan, tapi merayakan komunitas yang membentuk kami. HUT ke-57 PT Vale adalah milik kita semua—dari karyawan, mitra, hingga masyarakat lokal yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari pertumbuhan kami,” ungkap Bernardus Irmanto, Plt. CEO PT Vale Indonesia.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak bisa dicapai sendiri. Butuh kolaborasi jangka panjang, saling percaya, dan tindakan nyata. Inilah esensi dari CARES, dan hari ini, kita melihatnya hidup di Pomalaa dan di setiap tapak operasi kami,” lanjut Bernardus.

Perayaan ini sekaligus menandai kemajuan transformasional PT Vale di berbagai wilayah. Di Sorowako, kegiatan serupa diadakan bersamaan dengan kampanye pelestarian lingkungan dan olahraga masyarakat yang turut dihadiri Bupati Kolaka. Sementara di Bahodopi dan Tanamalia, kegiatan sosial seperti penanaman pohon, edukasi lingkungan, dan aksi bersih-bersih lingkungan menjadi bagian dari komitmen PT Vale dalam menjaga harmoni antara pertambangan dan ekosistem sekitar.

Dalam sambutannya, Pejabat Sekda Kolaka, Akbar, menyampaikan penghargaan atas pendekatan kolaboratif yang dilakukan PT Vale di Pomalaa.

“Kami melihat PT Vale bukan sekadar pelaku industri, tetapi mitra sejati pembangunan daerah. Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga demi Kolaka yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dari Pomalaa hingga seluruh Indonesia, semangat ulang tahun ke-57 PT Vale menjadi pengingat bahwa pertambangan yang berkelanjutan hanya mungkin tercapai bila berjalan beriringan dengan masyarakat—karena membangun negeri bukan sekadar mengolah sumber daya, tetapi merawat kepercayaan dan harapan bersama.*

SPBU Cialam Jaya Tegaskan Penyaluran BBM Subsidi sesuai Prosedur

KENDARIKINI.COM – SPBU Cialam Jaya 74.933.06 yang terletak di Desa Tanea, Kecamatan Konda menegaskan bahwa pihaknya melakukan penyaluran BBM Subsidi jenis solar sesuai prosedur menggunakan Barcode yang didapatkan dari Aplikasi My Pertamina.

Pengawas SPBU Cialam Jaya, Samad mengatakan bahwa pihaknya melakukan pelayanan sesuai SOP dari Pertamina.

“Jadi kami layani sesuai prosedur,” katanya.

Lanjutnya bahwa untuk sopir truk yang mau mengisi BBM subsidi jenis solar diwajibkan menggunakan Barcode yang telah dikeluarkan oleh aplikasi My Pertamina.

“Dan untuk petani yang kami layani juga mesti mendapatkan rekomendasi Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Konda, kemudian Petani
didaftarkan di aplikasi My Pertamina untuk mendapatkan Barcode,” jelasnya, Senin 28 Jlu 2025.

Selain itu pihaknya juga menuturkan bahwa pihaknya juga kooperatif terhadap semua pihak.

“Kalau ada masukan dan saran terhadap pelayanan kami, kami terima dengan baik,” ungkapnya.

Terkait insiden viralnya Mobil Ambulance yang memuat solar, pihaknya menegaskan bahwa tidak pernah melayani yang bersangkutan.

“Kita tidak pernah layani disini,” pungkasnya.*

Puslitbang Polri Teliti Strategi Pemberdayaan SDM untuk Dukung Sistem E-MP di Polda Sultra

KENDARIKINI.COM — Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka kegiatan penelitian bertajuk *“Strategis Pemberdayaan SDM Polri Guna Mendukung Penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP) dalam Rangka Upaya Penegakan Hukum di Polda Sulawesi Tenggara.”*

Kegiatan berlangsung pada Senin pagi (28/7) pukul 09.00 Wita, bertempat di Aula Dhacara Polda Sultra. Tim Puslitbang disambut langsung oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., didampingi oleh Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., serta para pejabat utama dan personel terkait.

Tim Puslitbang Polri dipimpin oleh Kombes Pol Muhammad Fauzi, S.I.K., S.H., M.M., bersama jajaran timnya.

Penelitian yang dilaksanakan oleh puslitbang polri ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang tepat dalam memberdayakan sumber daya manusia (SDM) Polri guna mendukung penerapan sistem *Elektronik Manajemen Penyidikan (E-MP)*, sebuah sistem berbasis digital yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam proses penyidikan di lingkungan Polri.

“Melalui penelitian ini, kami dari Puslitbang Polri berharap dapat menggali data, masukan, serta tantangan di lapangan dalam penerapan E-MP, khususnya di wilayah Polda Sultra,” ungkap Kombes Fauzi.

Hasil penelitian nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan strategis dalam pengembangan kapasitas SDM, serta mendukung optimalisasi sistem penegakan hukum secara elektronik di seluruh jajaran kepolisian.*

Dengan SmartUpgrade 2.0, Toyota Impian Kini Bukan Sekadar Mimpi

KENDARIKINI.COM – Sejak awal kemunculan Program Smart Upgrade dari Kalla Toyota, banyak pelanggan yang diuntungkan dan dimudahkan dalam memiliki kendaraan Toyota impiannya. Ada 3 kemudahan yang digaungkan pada program Smart Upgrade ini yakni Murah, Mudah, dan Maksimal.

Melihat respon positif dari pelanggan, Kalla Toyota menghadirkan Program Smart Upgrade 2.0 pada bulan Juli 2025. Smart Upgrade 2.0 hadir dengan inovasi pada sistem cicilan yang dirancang untuk semakin meringankan beban finansial pelanggan dari tahun ke tahun. Tagline Semakin Murah, Semakin Mudah, dan Semakin Maksimal pun hadir pada program Smart Upgrade 2.0.

Andyka Susanto selaku West Area General Manager Kalla Toyota mengungkapkan, “ Program ini bisa pelanggan nikmati dengan berbagai kemudahan dan keuntungan. Kalla Toyota berharap program ini dapat memberikan kesempatan bagi pelanggan kami untuk memiliki mobil Toyota terbaru. Dalam 2 tahun terakhir kami selalu aktif mempromosikan program Smart Upgrade dan respon yang kami terima dari pelanggan pun sangat baik. Hadirnya Smart Upgrade 2.0 ini merupakan jawaban atas kebutuhan mobilitas pelanggan. Dengan program Smart Upgrade 2.0, Kalla Toyota berharap semakin banyak pelanggan yang dapat mewujudkan impian memiliki mobil Toyota” ungkap Andyka.

Smart Upgrade 2.0 bukan hanya tentang cicilan yang lebih ringan, tetapi juga memberikan kesempatan lebih besar bagi pelanggan untuk merencanakan keuangan dengan lebih baik. Dengan skema cicilan yang jelas dan menurun, pelanggan dapat mengatur anggaran mereka secara lebih efisien.

Selain itu program ini membuka pintu bagi lebih banyak orang untuk merasakan kenyamanan dan teknologi terkini dari jajaran produk Toyota. Pelanggan juga dapat merencanakan upgrade kendaraan mereka di masa depan dengan lebih mudah, sejalan dengan peningkatan kapasitas finansial.

“Kami paham betul jika seiring berjalannya waktu, kebutuhan pada finansial pelanggan pasti bertambah. Tidak dapat dipungkiri pasti ada sebagian pelanggan yang gajinya tiap tahun flat ataupun kenaikan gajinya hanya 3% hingga 4%, namun kebutuhan anak semakin besar. Maka kami berinovasi dengan skema cicilan yang semakin terjangkau setiap tahunnya, memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar bagi pelanggan kami”, Lanjut Andyka diacara launching Smart Upgrade 2.0 di Trans Studio Mall 27 Juli 2025.

“Namun dengan adanya program Smart Upgrade 2.0 ini, kami tidak menghilangkan Smart Upgrade yang lama. Namun menambah opsi bagi pelanggan. Program ini murni bagian dari Kalla Toyota yang tentunya ingin memudahkan pelanggan untuk Naik Kelas”, pungkas Andyka.

Pelanggan yang tertarik dengan program ini dapat mengunjungi dealer Kalla Toyota terdekat. Tidak hanya mobil baru, pelanggan dapat menukarkan kendaraan lamanya dengan Toyota terbaru melalui program Smart Upgrade 2.0.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Kalla Toyota, pelanggan dapat berkunjung ke website Kalla Toyota di kallatoyota.co.id atau sosial media Kalla Toyota di Instagram @KallaToyotaID, Twitter @KallaToyotaID dan Facebook KallaToyota.me. Dapat pula menghubungi hotline Kalla Care di nomor 04113000103 atau live chat via WhatsApp di nomor 08114414030.*

Honda One Make Race Kendari 2025 Sukses Digelar

KENDARIKINI.COM – Gelaran Honda One Make Race (OMR) 2025 yang diselenggarakan oleh Asmo Sulsel sukses menarik perhatian publik. Acara balap motor ini berlangsung pada 26–27 Juli 2025 di Sirkuit NP Terminal Baruga, Kendari, dan berhasil menghadirkan atmosfer balap yang meriah serta penuh semangat sportivitas.

Lebih dari 4.500 pengunjung tercatat hadir menyaksikan langsung ajang ini. Sementara itu, sebanyak 110 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara ambil bagian dalam kompetisi yang memperlombakan total 12 kelas balap, termasuk kelas spesial Vario 160 dengan total hadiah hingga Rp20 juta, yang menjadi salah satu highlight utama ajang ini.

Antusiasme tertinggi justru datang dari kelas matic, yang dipadati peserta dari berbagai kalangan, baik pemula maupun pebalap komunitas.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, yang didampingi oleh Erick Winardi Kusumo, selaku Marketing Manager terkhusus di wilayah Sultra. Dalam sambutannya, Sudirman menyampaikan apresiasi atas kontribusi Honda dalam mendukung kegiatan positif bagi generasi muda Kendari.

“Melalui ajang ini, kami ingin menghadirkan wadah positif bagi para pebalap lokal untuk menyalurkan bakatnya, sekaligus membangkitkan semangat balap yang sportif dan aman di Sulawesi Tenggara,” ujar Sudirman

Erick juga menambahkan bahwa One Make Race tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga ruang silaturahmi dan kolaborasi antara Honda, komunitas, serta konsumen setia.

“Event ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendekatkan Honda dengan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa dunia balap bisa dinikmati semua kalangan,” tuturnya.

Balapan dimulai sejak pagi hari dengan kelas Bebek 150 cc Open sebagai kelas pembuka. Suasana makin meriah karena rangkaian acara tidak hanya berisi kompetisi balap, namun juga dilengkapi berbagai aktivitas menarik seperti servis motor gratis, booth test ride motor terbaru Honda (EM1, CUV-e, PCX 160 Roadsync, CB150R, dan Scoopy), pameran apparel dan sparepart, hingga hiburan musik dan kuis berhadiah yang menghibur pengunjung sepanjang hari.

Lebih lanjut, di booth test ride terdapat lebih dari 100 orang pengunjung yang antusias mencoba langsung performa motor-motor Honda unggulan. Pengalaman berkendara ini memberikan kesempatan nyata untuk merasakan sensasi motor listrik hingga sport Honda.

Pengunjung juga dimanjakan dengan adanya sejumlah promo menarik, yakni diskon 15% untuk Honda Genuine Accessories dan diskon 10% untuk Honda Genuine Parts, yang hanya berlaku selama gelaran OMR berlangsung.

Ajang puncak berlangsung pada 27 Juli, yang sekaligus menjadi hari adu balap dan penentuan para juara. Seluruh pengunjung maupun peserta larut dalam keseruan acara yang berlangsung hingga pukul 17.00 WITA.

Dengan suksesnya Honda One Make Race 2025 di Kendari, Asmo Sulsel menunjukkan keseriusannya dalam membina potensi pebalap lokal dan terus memperkuat hubungan emosional antara brand Honda dan masyarakat Sulawesi Tenggara. Tidak hanya menjadi ajang prestasi, namun juga menjadi panggung hiburan dan edukasi yang berkesan bagi semua yang hadir.*

Langkah Strategis Pulihkan Laut Demi Generasi Mendatang, PT Vale Tanam Struktur Terumbu Karang dan Bersihkan Pesisir Pulau Bulupoloe

KENDARIKINI.COM – Di tengah krisis iklim global dan menurunnya keanekaragaman hayati laut, restorasi ekosistem bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Untuk itu, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari MINDID, memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui aksi strategis di Pulau Bulupoloe, Sulawesi Selatan—menanam 25 struktur terumbu karang buatan (spider reef) dan mengangkat lebih dari 200 kilogram sampah dari garis pantai yang terancam.

Namun, upaya ini bukan hanya soal “menanam dan selesai.” Seluruh struktur karang buatan akan dipantau secara berkala oleh tim selam profesional dari Sorowako Diving Club (SDC), dengan pencatatan pertumbuhan karang, kehadiran spesies laut, dan evaluasi kualitas perairan. Monitoring dilakukan menggunakan metode visual census dan pencitraan bawah laut, memastikan keberlanjutan restorasi secara ilmiah dan terukur.

Menurut Coord Project Reef Transplantation, Moh Rendra Gunawan Nading, kolaborasi antara SDC dan PT Vale dalam pelestarian ekosistem laut memang kerap dilakukan, mulai dari reef check, program edukasi ke masyarakat dan nelayan terkait diving, serta kegiatan bersih pesisir.

“Untuk kegiatan transplantasi terumbu karang jenis spider, ini yang pertama kali, tapi selanjutnya SDC akan terus terlibat termasuk kegiatan monitoring,” ungkap Rendra, yang turun langsung melakukan transplantasi bersama sebelas orang anggota SDC.

“Restorasi laut tidak cukup hanya dengan menanam. Kami pastikan proses monitoring dilakukan secara berkelanjutan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menciptakan ekosistem yang benar-benar pulih dan hidup kembali,” sambung Suharpiyu Wijaya, Head of IGP Sorowako Limonite PT Vale.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa industri ekstraktif dapat menjadi bagian dari solusi. Melalui kolaborasi strategis dengan TNI AL Lantamal VI Makassar, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Yayasan Konservasi Cinta Laut Indonesia (YKCLI), dan BPSPL Makassar, PT Vale memperlihatkan bahwa perlindungan laut memerlukan pendekatan lintas sektor yang menyatukan kekuatan negara, komunitas, dan dunia usaha.

“Kami sadar bahwa tugas besar ini tidak bisa dijalankan sendiri sehingga sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah, dunia usaha seperti PT Vale dan masyarakat sipil menjadi kunci untuk memastikan warisan laut dan pesisir bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” ungkap Danlantamal VI Makassar, Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., M. Han.

Wahyudi juga mengajak agar momentum perayaan Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada 26 Juli setiap tahun dimanfaatkan untuk menggaungkan kembali semangat kolaborasi dalam menjaga lingkungan maritim secara holistik dan berkelanjutan.

“Laut adalah masa depan kita, menjaga laut berarti menjaga kehidupan, semoga kegiatan hari ini membawa manfaat yang luas tidak hanya bagi lingkungan tapi juga memperkuat kemitraan strategis antara TNI AL dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Wahyudi.

Langkah ini juga selaras dengan prinsip ESG yang dijalankan PT Vale mengacu pada standar internasional agar dapat membuktikan bahwa industri tambang harus memberikan kontribusi positif pada lingkungan, bahkan jauh di luar area operasinya. “Kami percaya bahwa menjaga laut adalah investasi jangka panjang untuk masa depan yang berkelanjutan. Restorasi ini adalah bentuk nyata dari filosofi kami bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen, tapi tindakan,” ujar Adriansyah Chaniago, Chief Human Capital Officer PT Vale.

Tak hanya memperkaya habitat laut, struktur karang dengan total 150 unit saat ini ditanam oleh PT Vale diharapkan menarik kembali ikan-ikan lokal, menjadi sumber ekonomi berkelanjutan bagi nelayan, serta meningkatkan kualitas perairan di sekitarnya. Melibatkan masyarakat dalam setiap tahap proses juga menjadi pendekatan utama dari pelatihan penyelam lokal hingga edukasi anak muda tentang pentingnya ekosistem laut.

Pulau Bulupoloe hari ini mungkin tampak kecil dalam peta Indonesia, tapi dari sinilah harapan besar dimulai, bahwa dengan kolaborasi, transparansi, dan aksi nyata, kita bisa memulihkan laut Indonesia, satu karang demi satu.*

Remaja di Kendari Diamankan Polisi Gegara Kedapatan Bawa Golok Sisir

KENDARIKINI.COM – Polsek Mandonga mengamankan seorang remaja inisial SA (12) usai kedapatan membawa senjata tajam jenis golok sisir pada Sabtu 26 Juli 2025 malam.

Peristiwa ini bermula saat Polsek Mandonga memperoleh informasi bahwa ada sekelompok orang membawa senjata tajam hendak menyerang Perumahan Tumbu, Jalan Ronga 2, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Personil Polsek Mandonga segera bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut. Saat tiba di lokasi, sekelompok orang tersebut telah membubarkan diri.

Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga, mengatakan meskipun kelompok orang tersebut telah bubar, masyarakat berhasil mengamankan SA. Saat diamankan, SA membawa senjata tajam jenis golok sisir.

“Masyarakat sempat mengamankan SA seorang anak berusia 12 tahun yang kedapatan membawa senjata tajam jenis golok sisir,” katanya, Minggu 27 Juli 2025.

Saat di interogasi, SA mengaku di ajak oleh teman-temannya berjumlah 10 orang lantaran perkelahian antara inisial F dengan seorang anak dari Perumahan Tumbu.

“Dari hasil interogasi, anak tersebut mengaku diajak oleh teman-temannya dari sekitar Toko 3 dan datang bersama sekitar 10 orang temannya lantaran perkelahian antara inisial F dengan anak Perumahan Tumbuk pada hari Rabu tanggal 23 juli 2025,” ujarnya.

Selanjutnya, SA dibawa ke Mako Polsek Mandonga untuk diamankan. Dikarenakan SA masih dalam kategori anak dibawa umur, Polsek Mandonga memanggil orang tuanya untuk dilakukan pembinaan.

“Mengingat usianya yang masih di bawah umur, Polsek Mandonga memanggil orang tua anak tersebut untuk dilakukan pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya.(Amin)*

LBH HAMI Sultra: Bupati Konsel Diduga Berpihak pada Perusahaan Sawit, Abaikan Hak Warga

KENDARIKINI.COM – Polemik sengketa lahan antara masyarakat Tani Angata dan PT. Marketindo Selaras di Konawe Selatan (Konsel) kembali memanas. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) HAMI Sulawesi Tenggara (Sultra) melayangkan kritik pedas terhadap Bupati Konsel menyusul terbitnya Surat Himbauan Nomor 600.3 yang dinilai berpihak pada perusahaan perkebunan sawit tersebut. Surat tersebut mendorong penyelesaian konflik melalui jalur hukum, langkah yang dianggap LBH HAMI sebagai bentuk pembiaran atas dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan PT. Marketindo Selaras.

Andri Darmawan, SH., MH, Ketua LBH HAMI Sultra, mengatakan surat tersebut menunjukkan ketidakmampuan dan bahkan ketidakberanian Pemda Konsel dalam menyelesaikan konflik agraria. Menurut LBH HAMI, PT. Marketindo Selaras telah melakukan kegiatan perkebunan sawit—termasuk penggusuran dan penanaman—tanpa memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU) yang sah. Hal ini, tegas Andri, merupakan pelanggaran jelas terhadap Pasal 42 ayat (1) Undang-Undang Perkebunan dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 138/PUU-XIII/2015.

“Pemda Konsel mengetahui dengan jelas bahwa PT. Marketindo Selaras beroperasi tanpa IUP dan HGU yang sah. Namun, alih-alih menghentikan aktivitas ilegal tersebut, Pemda justru mendorong penyelesaian melalui jalur hukum. Ini menunjukkan ketidakmampuan dan bahkan pembiaran terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan perusahaan tersebut,” tegas Andri.

Lebih lanjut, LBH HAMI Sultra menyoroti pernyataan Pemda Konsel yang mendukung investasi asalkan sesuai koridor hukum. Andri menilai pernyataan ini sebagai bentuk retorika belaka, mengingat Pemda Konsel gagal menegakkan hukum dan membiarkan PT. Marketindo Selaras beroperasi secara ilegal.

LBH HAMI Sultra menyatakan dukungan penuh kepada masyarakat Tani Angata untuk mempertahankan hak atas tanah mereka sebagai sumber penghidupan. Mereka mendesak Pemda Konsel untuk bertindak tegas dan menghentikan aktivitas PT. Marketindo Selaras yang dinilai telah merampas hak-hak masyarakat. Lembaga ini juga mengingatkan pentingnya penegakan hukum dan perlindungan hak-hak masyarakat adat sesuai amanat UUD NRI Tahun 1945, UU HAM, dan UUPA. Ketidaktegasan Pemda Konsel dalam kasus ini dikhawatirkan akan memicu konflik agraria yang lebih luas dan berpotensi menimbulkan masalah sosial yang lebih besar.*

Triple A Terpilih sebagai Ketum KONI Sultra

KENDARIKINI.COM – Andi Ady Aksar (Triple A) resmi terpilih mejadi Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (MUSORPROVLUB) Sulawesi Tenggara 2025 di Claro Hotel Kendari, Jln. Edi Sabara, Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu, 27 Juli 2025.

Dalam wawancara langsung bersama Ketua Umum KONI Sultra, Andi Ady Aksar, mengatakan bahwa Ketua dan Pengurus KONI Kabupaten/Kota untuk bekerja sama membangun olahraga di Sulawesi Tenggara.

“Saya ucapkan terima kasih, terima kasih berarti cabor dan ketua-ketua koni kabupaten/kota percaya, insya Allah kepada kita bareng-bareng semua pengurus cabor dan pengurus koni kabupaten/kota, dan pengurus koni provinsi, akan bekerjasama, karena kami juga dari provinsi nda (tidak) bisa bekerja sendiri tanpa ada bantuan, dukungan dari teman kabupaten/kota dan para cabor,” kata Andi Ady Aksar.

Tentang prestasi olahraga di Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar, juga mengatakan bahwa kendala prestasi olahraga di Sulawesi Tenggara ini adalah kendala biaya untuk membuat kegiatan olahraga.

“Sebenarnya prestasi itu kendala apa sih, rata-rata kendalanya itu dari segi biaya untuk kegiatan membuat sesuatu acara,” kata Andi Ady Aksar.

Kemudian setelah ditanya mengenai tergantung KONI Sultra dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sultra, Andi Ady Aksar, mengatakan bahwa nanti penggunaan anggaran harus lebih efisien untuk digunakan kegiatan olahraga di Sulawesi Tenggara.

“Nanti kita ikuti mekanisme soal itu aja, saya juga baru pasti akan kita belajarlah dan harus lebih efisien, memang betul-betul anggaran digunakan untuk olahraga,” kata Andi Ady Aksar.

Lanjut, masih dalam wawancara yang sama mengenai bagaimana terget KONI Sultra untuk meningkatkan presentasi olahraga di Sultra, Andi Ady Aksar, mengatakan bahwa target prestasi ini harus lebih daripada kemarin.

“Targetnya membuat presentasi yang harus lebih daripada kemarin,” kata Andi Ady Aksar.

Selain itu Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarmo, mengatakan bahwa saya tunggu hasil karya kamu kepada Ketua Umum KONI Sultra, Andi Ady Aksar.

“Saya tunggu hasil karyamu,” kata Suwarno.

Sekadar informasi dalam musyawarah ini Andi Ady Aksar terpilih mejadi Ketua Umum KONI Sultra secara aklamasi.(Faldi)*

PAW Anggota DPRD Koltim Berpolemik?

KENDARIKINI.COM – Polemik pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus bergulir, Minggu 27 Juli 2025.

Polemik tersebut berawal dari anggota DPRD Partai PDIP dapil 4 (empat) Koltim yang meninggal dunia, kemudian suara kedua juga meninggal dunia.

Sedang pemilik suara ketiga terbanyak sedang berproses hukum dan saat ini pihaknya tengah mengajukan permohonan banding atas perkara yang sedang dihadapinya di pengadilan tinggi Sultra.

Sebelumnya PN Kolaka dalam kasus pencemaran nama baik telah memberikan vonis 4 (empat) bulan terhadap pemilik suara ketiga bersama 15 terdakwa lainnya pada 8 Juli 2025 lalu

Sementara itu terkait hal tesebut Dilansir dari Lenterasultra.com Ketua KPU Kolaka Timur, Anhar mengatakan pihaknya telah menerima surat dari DPRD koltim berisi permintaan verifikasi persyaratan calon pengganti antar waktu anggota DPRD dari PDIP yang meninggal dunia.

“Surat DPRD kami terima 2 Juli lalu, kami tindak lanjuti paling lambat 5 hari, namun karena ada aduan masyarakat yang menginformasikan ke kami tentang calon PAW atas nama Husain yang tidak lagi memenuhi syarat,” jelasnya.

Atas aduan manyarakat tersebut kata Anhar pihaknya akan melakukan klarifikasi baik pada calon yang bersangkutan termasuk pada pimpinan PDIP, dan instasi terkait lainnya.

“Setelah dilakukan klarifikasi baru kami bisa simpulkan apakah yang bersangkutan masih memenuhi syarat untuk diajukan sebagai PAW atau tidak,” katanya.

Terkait hal tesebut media ini juga mengkonfirmasi ke Jubir DPD PDI-P Sultra, Agus Sana’a.

“Konfirmasi sama ketua DPC atau Sekretarisnya. Sependek yang saya ketahui, untuk usulan PAW almarhum Adrinus oleh Husain, sdh ada rekomendasi dari DPP Partai,” jelasnya saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp Sabtu 26 Juli 2025.

Media ini juga mengkonfirmasi ke pihak Ketua Bawaslu Sultra, Iwan Rompo.

“Tanyakan ke KPU dan Bawaslu Koltim, Terkait Proses PAW ini Bawaslu Kotim sudah mengeluarkan Imbauan, Sehingga untuk kesinambungan informasi ditanyakan dulu ke KPU-Bawaslu Koltim,” jelasnya.

Plt Ketua Bawaslu Koltim, Hary Pradinata yang dikonfirmasi via panggilan WhatsApp juga membenarkan perihal surat imbauan terkait persoalan tersebut.

“Kalau kasus seperti ini belum ada diatur di PKPU, makanya kita keluarkan imbauan, kalau dari sisi Bawaslu, kita melakukan pencegahan,” jelasnya.

“Kewenangan ada di KPU dan DPRD Koltim,” ujarnya.

Ketua KPUD Sultra, Nengtias yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp pada Sabtu 26 Juli 2025 belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Hal yang sama juga saat salah satu Komisioner KPU Koltim, Murhum yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Hal tesebut juga mendapatkan tanggapan dari Aliansi Mahasiswa Pemerhati Demokrasi (AMPD) Sultra, Ibrahim.

“Ketua DPRD Koltim dan KPU Koltim tidak boleh terburu-buru melakukan PAW, mengingat yang bersangkutan masih berproses hukum,” katanya.

“Kalau dipaksakan dan sementara berproses hukum, takutnya kinerja anggota DPRD yang mengisi kursi PAW tidak maksimal,” ungkapnya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut Ibrahim meminta dengan tegas kepada Ketua KPU Koltim dan Ketua DPRD Koltim untuk melakukan penundaan.*

Kakanwil Kemenag Sultra: Guru PAI Miliki Peran Sentral Membentuk Karakter Pelajar

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Muhamad Saleh membuka kegiatan Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Sekolah Umum Tahun 2025 yang mengangkat tema “Penguatan Peran Guru Pendidikan Agama Islam Sebagai Penggerak Karakter Mulia Melalui Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam” di Hotel Plaza Kubra Kendari, Jum’at (25/7/2025).

Hadir, Pejabat Administrator Kanwil Kemenag Prov. Sultra, Kadis Dikbud Prov. Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Prov. Sultra, Guru PAI SD, SMP, SMA dan SMK se Prov. Sultra.

Muhamad Saleh mengatakan, dalam konteks pendidikan modern yang kerap didominasi oleh capaian kognitif, pengembangan kurikulum berbasis cinta (kasih sayang, empati dan kemanusiaan) menjadi suatu kebutuhan mendesak.

Saleh menyampaikan, Kementerian Agama RI telah resmi meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Kamis, 24 Juli 2025 di Asrama Haji Sudiang, Makassar. Peluncuran ini, kata Saleh, menjadi tonggak transformasi pendidikan Islam yang lebih humanis, inklusif dan spiritual .

‘Kurikulum berbasis cinta adalah pendekatan pendidikan yang menekankan nilai-nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan dan diri sendiri. Ini mencakup nilai kasih sayang, toleransi, empati, saling menghargai dan kedamaian,” ungkap Saleh.

Tujuan utama kurikulum berbasis cinta ini, kata Saleh, adalah membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

“Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai cinta yang universal dan memebentuk katakter anak didik di sekolah umum. Melalui pembelajaran yang humanis dan transformatif, guru PAI dapat menjadi agen perubahan untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, toleran dan penuh kasih,” ujarnya

Saleh menyebut, Guru PAI memiliki posisi strategis dalam pengembangan kurikulum ini karena materi PAI secara langsung berbicara tentang nilai-nilai cinta kasih dan akhlak. Guru PAI dapat menyisipkan pesan moderasi, perdamaian dan antikekerasan dalam setiap pembelajaran.

Adapun Strategi Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta, dilakukan melalui beberapa cara. Diantaranya penguatan kegiatan keagamaan yang inklusif penuh toleransi dan kolaborasi lintas mata pelajaran untuk mengangkat nilai-nilai kemanusiaan, serta penggunaan media pembelajaran yang inspiratif dan menyentuh sisi emosional siswa.

Sedangkan implementasinya di Sekolah Umum antara lain dengan menyediakan ruang dialog antaragama dan antarsuku, melibatkan siswa dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan dan menyusun program sekolah yang menekankan pentingnya kasih sayang, seperti “Hari Tanpa Bullying”, “Jumat Berbagi”, dan sebagainya.

Kendati demikian, penerapan KBC ini tambah Saleh, memiliki tantangan karena masih dominannya pendekatan kognitif dalam kurikulum, juga kurangnya pelatihan guru terkait pendidikan berbasis nilai.

Sehingga, Saleh menilai dibutuhkan peningkatan kapasitas guru PAI dalam pendidikan berbasis nilai dan spiritualitas, serta dukungan kebijakan dari pemerintah dan kepala sekolah untuk pendekatan holistik.

“Pengembangan kurikulum berbasis cinta melalui guru PAI bukan hanya sebatas pendekatan pedagogis, tetapi juga merupakan misi kemanusiaan. Dengan menanamkan cinta dalam pendidikan, sekolah umum akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berhati nurani, penuh empati, dan cinta damai,” pungkasnya.*

Kecelakaan Kerja, Buruh di Kendari Tewas saat Perbaiki Atap Gudang Toko Damai

KENDARIKINI.COM – Seorang pria dinyatakan tewas tersengat listrik ketika memperbaiki atap gudang Toko Damai di Jalan Yos Sudarso, Lorong Darma Samudra, Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari, pada Jumat 25 Juli 2025 sekitar pukul 18.00 Wita.

Pria ini bernama Hamdin (33) dari Desa Erinere, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rekan korban, Sumardin, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula sekitar pukul 17.00 WITA, saat ia bersama korban naik ke atap untuk menambal seng bocor.

Korban diduga tidak sengaja menyentuh kabel bertegangan tinggi yang melintang tepat diatas atap.

Lebih lanjut, kata Sumardin, saat itu dirinya tidak berani menolong korban. Sumardin hanya berteriak meminta pertolongan kepada masyarakat.

“Saya tidak berani menolong karena takut, jadi saya hanya bisa teriak minta tolong ke warga sekitar,” katanya, Sabtu 26 Juli 2025.

Tak lama kemudian, masyarakat yang berdatangan tidak langsung mengevakuasi korban dikarenakan tubuh korban berdekatan dengan kabel aktif.

Setelah memutus aliran listrik, Tim Rayon PLN Benu-Benua berhasil melakukan evakuasi terhadap korban.

Korban segera dibawa ke Rumah Sakit (RS) Santa Anna untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban sudah tidak bisa terselamatkan.

Sementara itu, Manajemen Toko Damai melalui Head of Corporate, Emi Landipo, menerangkan sebelumnya korban telah di peringatkan agar tidak naik ke atas atap.

Selain itu, Managemen Toko Damai telah berdiskusi dengan pihak keluarga korban bahwa segala kebutuhan transportasi dan santunan kepada korban menjadi tanggung jawab Toko Damai.

“Segala biaya sampai beliau diantar sampai di rumahnya, itu semua menjadi tanggung jawab dari kami. Jadi dari kami sudah memberikan santunan sesuai dengan diskusi dengan pihak keluarga,” pungkasnya.(Amin)*

Berawal dari Bobol Warung di Kendari, Aksi Maling Curi Uang di ATM Terekam CCTV

KENDARIKINI.COM – Uang puluhan juta milik security Basarnas di curi seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Uang senilai Rp25,6 Juta ini lalu digunakan untuk berfoya-foya bersama pacarnya.

Korban bernama Idam Halik menjelaskan, uang tersebut rencananya akan digunakan untuk kebutuhan mahar pernikahan anaknya.

Pria ini berhasil membobol kios milik korban ketika dalam keadaan sepi, tepatnya pada Rabu 9 Juli 2025 sekitar pukul 13.00 WITA bertempat di Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Lanjut, kata dia, pria tersebut berhasil mengambil sebuah Handphone dan dompet berisi ATM hingga milik korban.

Setelah melancarkan aksinya, pria ini segera menuju mesin ATM dan bisa mengakses rekening korban.

“Dia tahu PIN-nya, mungkin cocok-cocokkan dari nomor KTP-ku,” ujar Idham, Jumat, 25 Juli 2025.

Dari video rekaman kamera CCTV yang diperoleh media ini, pada pukul 14.18 WITA pria ini pertama kali melakukan penarikan dengan nominal uang senilai Rp2 Juta. Selanjutnya ia melakukan 6 (enam) kali penarikan dengan total Rp10 Juta.

Berlangsung sekitar beberapa jam kemudian, pria ini membawa motor dan berboncengan dengan seorang perempuan yang diduga pacarnya menuju sebuah minimarket

Pada pukul 16.35 WITA, keduanya berbelanja dengan transaksi senilai Rp610 ribu menggunakan ATM milik korban.

Pria tersebut kembali melakukan penarikan sebanyak 2 (dua) kali, yakni pada pukul 16.31 WITA senilai Rp5 Juta dan pada pukul 16.38 WITA senilai Rp10 Juta.

Sementara itu, Kapolsek Baruga AKP Marjuni turut membenarkan adanya peristiwa ini. Korban telah melayangkan laporan ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Sudah ada petunjuk. Masih kita selidiki lebih lanjut,” tandasnya.(Amin)*

Aksi Nekat Maling Curi Knalpot Mahasiswa UHO Terekam CCTV

KENDARIKINI.COM – Aksi seorang pria misterius berhasil terekam kamera CCTV saat mencuri knalpot motor milik seorang mahasiswa.

Peristiwa ini terjadi di sekitar parkiran motor Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kota Kendari pada Rabu 23 Juli 2025 lalu.

Berdasarkan video rekaman kamera CCTV berdurasi 02:15 menit yang diterima media ini, terlihat seorang pria mengenakan baju hitam dan celana panjang tampak mondar-mandir di kawasan parkiran motor.

Pria tersebut terlihat sedang memantau situasi parkiran. Dikarenakan suasananya sepi, pria ini segera melancarkan aksinya dengan mencabut knalpot salah satu motor.

Selain itu, pria ini tampak tenang saat mencabut knalpot seolah-olah seperti mekanik yang sangat paham soal mengkotak atik motor.

Rekan korban inisial R membenarkan adanya pencurian knalpot ini, ia mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi pada waktu siang hari.

“Yang dia curi itu knalpot motor. Kejadiannya kemarin siang,” katanya.

Sebelum melarikan diri, kata R, pria ini sempat bersembunyi didalam mobil hingga selanjutnya bergegas meninggalkan area parkiran.

“Pelakunya sempat sembunyi di dalam mobil sebelum melarikan diri,” imbuhnya.

Saat ini, identitas pria tersebut belum diketahui. Diharapkan Civitas Akademika FEB UHO dan korban segera melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian untuk di proses secara hukum.(Amin)*

Tak Jera, Polres Muna Kembali Amankan Seorang Residivis Kasus Narkoba

KENDARIKINI.COM – Seorang pria kembali berurusan dengan pihak kepolisian atas tindak pidana narkotika jenis shabu di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pria ini berisinial MH (32) dari Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna. Sebelumnya MH (32) juga pernah menjadi residivis kasus narkotika, baru dinyatakan bebas dari tahanan tahun 2024 lalu.

Kejadian ini bermula saat Tim Lidik Satrenarkoba Polres Muna memperoleh informasi pada Rabu 23 Juli malam, bahwa diduga kerap terjadi transaksi narkotika jenis shabu di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Wapunto.

Kasi Humas Polres Muna IPDA Baharuddin, menerangkan keesokan harinya Kamis 24 Juli 2025 Tim Lidik lalu menuju ke rumah pelaku dan mendapati pelaku sedang berada di kamarnya.

Kemudian Tim Lidik segera mengamankan pelaku dan melakukan interogasi, pelaku mengaku bahwa baru selesai mengonsumsi narkotika didalam kamarnya.

“Kemudian tim lidik satresnarkoba langsung mengamankan pelaku. Setelah itu di lakukan interogasi bahwa pelaku mengakui habis mengkonsumsi barang narkotika jenis shabu tersebut di dalam rumahnya yang posisinya di dalam kamar,” katanya, Jumat 25 Juli 2025.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 (satu) sachet ukuran kecil berisi kristal bening di duga shabu, 3 (tiga) sachet ukuran sedang, 193 (seratus sembilan puluh tiga) sachet kosong ukuran kecil.

6 (enam) sachet ukuran kecil bekas pakai, 1 (satu) bungkus rokok sampoerna di dalamnya terdapat 166 (seratus enam puluh enam) sachet kosong ukuran kecil, 1 (satu) alat isap shabu yang terbuat dari botol air mineral bertuliskan Cleo dengan penutup warna Orange yang telah di pasangkan pipet.

1 (satu) sendok takar, 1 (satu) korek api gas, 1 (satu) Handphone merek Oppo warna hitam dengan Nomor Sim Card 085280223848 milik pelaku.

Adapun total barang bukti narkotika jenis shabu berjumlah berat Bruto keseluruhan 0,14 gram.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan sesuai Pasal 114 Ayat (1) tentang Narkotika kurungan penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, pidana denda paling sedikit Rp1 Miliar dan paling banyak Rp10 Miliar.

Sesuai Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan masa kurungan paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun, pidana denda paling sedikit Rp800 Juta dan paling banyak Rp8 miliar.(Amin)*

PUSPAHAM Desak Pembentukan GTRA untuk Atasi Krisis Agraria di Konsel

KENDARIKINI.COM – Pusat Kajian dan Advokasi Hak Asasi Manusia (PUSPAHAM) Sulawesi Tenggara menyampaikan keprihatinan mendalam atas semakin meluasnya konflik agraria yang terjadi di Kabupaten Konawe Selatan. Berbagai kasus yang melibatkan perusahaan besar seperti PT Tiran, PT Bosowa, PT Merbau Indah Raya Group, PT Kilau Indah Cemerlang, PT SMB–PT BMP, PT Marketindo Selaras, PT Ifish Deco, dan PT Kapas Indah Indonesia, serta konflik agraria Masyarakat dan TNI AU di Ranomeeto terus menambah deret panjang ketimpangan dan ketegangan di akar rumput.

Konflik-konflik tersebut menyasar wilayah strategis dan rentan, termasuk lokasi transmigrasi seperti Rakawuta, Trans Arongo, Trans Roda, Tolihe, Amohola I & II, serta desa-desa lokal seperti Angata, Lalonggombu, dan kawasan lain yang kini tumpang tindih dengan hutan negara, wilayah kelola masyarakat, hingga konsesi korporasi. Banyak dari konflik ini diduga melibatkan perizinan yang tidak akuntabel dan tidak memiliki dasar hukum yang sah.

Namun alih-alih menyelesaikan persoalan dengan pendekatan reformis dan konstitusional, Bupati Konawe Selatan justru menerbitkan Surat Himbauan — antara lain: Surat No. 600.3/Tgl 21 Juli 2025 tentang himbauan penyelesaian sengketa antara masyarakat Tani Angata vs PT SMB, PT BMP, dan PT Marketindo Selaras melalui jalur hukum formal.
Surat No. 500.8/2741/Tgl 10 Juni 2025 tentang penghentian sementara aktivitas PT Marketindo Selaras.

PUSPAHAM menilai bahwa pendekatan ini tidak menyentuh akar persoalan, dan justru dapat memperkuat dominasi korporasi sembari melemahkan posisi masyarakat.

“Konflik agraria tidak bisa diselesaikan dengan surat imbauan sepihak. Dibutuhkan pendekatan kelembagaan yang partisipatif dan sistemik, bukan sekadar administratif,” ujar Kisran Makati, Direktur PUSPAHAM Sultra.

GTRA adalah Mandat Konstitusi, Bukan Pilihan Politik merujuk pada Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria, pemerintah daerah diwajibkan membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai wadah multi-stakeholder yang menyatukan unsur ATR/BPN, kehutanan, masyarakat sipil, akademisi, hingga komunitas terdampak.

GTRA bukan hanya forum koordinatif, tetapi juga instrumen konkret dalam menata ulang ketimpangan penguasaan dan pemanfaatan tanah.

Tanpa GTRA, penyelesaian konflik akan terus bersifat sektoral, lambat, dan tidak menyentuh keadilan struktural. Padahal, konflik agraria merupakan bentuk nyata dari pelanggaran hak atas tanah, sumber penghidupan, dan ruang hidup masyarakat.

Puspaham Apresiasi Penghentian Aktivitas PT MS. Keadilan Agraria Tak Bisa Ditunda – Berita Rakyat, Reforma Agraria Mendesak di Konsel – Kendari Kini, Lingkar Sultra: Menyelesaikan Konflik Agraria Konawe Selatan

Ketidakmampuan atau pembiaran negara dalam menjamin hak rakyat atas tanah bisa dikategorikan sebagai pelanggaran HAM yang serius, sebagaimana dijamin oleh: Pasal 28H ayat (4) UUD 1945
UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM (Pasal 9 dan 13), UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH (Pasal 66–67), dan Prinsip-Prinsip PBB tentang Bisnis dan HAM (UNGP)
Konvensi-konvensi internasional yang telah diratifikasi oleh Indonesia

PUSPAHAM Mendesak:

1) Segera bentuk GTRA Kabupaten Konawe Selatan, dengan melibatkan Pemerintah sektoral, akademisi, NGO, dan Masyarakat terdampak.

2) Audit legalitas seluruh perizinan (HGU, IUP, AMDAL) yang bersinggungan dengan permukiman, wilayah kelola masyarakat, atau kawasan hutan.
Tinjau ulang dan cabut izin korporasi yang terbukti melanggar hukum atau merampas hak rakyat.

3) Hentikan segala bentuk kriminalisasi dan intimidasi terhadap warga yang memperjuangkan haknya.

4) Dorong intervensi langsung dari Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Desa dalam penyelesaian konflik di wilayah transmigrasi dan kehutanan.

“Jika pemerintah terus menunda penyelesaian, yang terjadi bukan sekadar konflik, tapi krisis keadilan. Negara tidak boleh netral dalam ketimpangan. Keberpihakan harus kepada rakyat,” pungkas Kisran.*

Polda Sultra Patroli Skala Besar Tindak Pelanggaran Knalpot Brong dan Balap Liar

KENDARIKINI.COM — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar patroli skala besar dalam rangka Operasi Patuh Anoa 2025, Sabtu malam (26/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si.

Sebelum patroli dimulai, apel gabungan dilaksanakan di halaman Kantor PJR Polda Sultra pada pukul 23.00 WITA. Patroli kemudian menyasar sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas di Kota Kendari, dengan melibatkan personel gabungan dari Ditlantas dan Samapta Polda Sultra, Dinas Perhubungan, serta Polisi Militer TNI.

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sejumlah pelanggaran, seperti penggunaan knalpot brong, pengendara tanpa helm, dan kendaraan **tanpa pelat nomor. Para pelanggar diberikan teguran hingga penindakan langsung di tempat, sebagai bagian dari langkah edukatif kepada masyarakat.

Setelah patroli keliling, operasi terpusat digelar di kawasan Eks MTQ Kendari hingga pukul 03.00 WITA. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan beberapa kendaraan roda dua dan empat yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar.

Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol Argowiyono menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk respons terhadap keluhan masyarakat** terkait maraknya aksi balap liar dan knalpot brong yang menimbulkan keresahan di lingkungan.

“Malam ini kami melaksanakan patroli skala besar bersama rekan-rekan dari TNI dan Dishub untuk mengantisipasi adanya pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan balap liar dan penggunaan knalpot brong,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penindakan dilakukan secara proporsional, dengan mengedepankan pendekatan edukatif guna membangun kesadaran berlalu lintas di masyarakat.

“Kami tidak serta-merta melakukan penindakan. Tujuan utama adalah memberikan edukasi lebih awal agar tidak terjadi gangguan kamtibmas maupun potensi kecelakaan di jalan,” jelasnya.

Patroli malam ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Anoa 2025 ,yang telah berlangsung sejak 14 Juli dan akan berakhir pada 27 Juli 2025. Operasi ini bertujuan menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan seluruh pengguna jalan di wilayah Sulawesi Tenggara.*

Operasi Patuh Anoa, Polda Sultra Sasar Pelanggaran Malam Hari

KENDARIKINI.COM – Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara ( Sultra ) kembali menggelar patroli skala besar dalam rangka Operasi Patuh Anoa 2025, Sabtu (27/7/2025) malam.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si.

Sebelum patroli dimulai, dilaksanakan apel gabungan di halaman Kantor PJR Polda Sultra pada pukul 23.00 WITA.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan menyasar sejumlah titik di wilayah Kota Kendari, melibatkan personel gabungan dari Ditlantas dan Samapta Polda Sultra, Dinas Perhubungan, serta Polisi Militer TNI.

Dalam patroli tersebut, tim menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas, termasuk pengendara yang menggunakan knalpot brong, tidak mengenakan helm, serta tidak memasang pelat nomor kendaraan.

Para pelanggar diberikan teguran hingga penindakan langsung di tempat sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Usai patroli keliling, operasi terpusat digelar di kawasan Eks MTQ Kendari hingga pukul 03.00 WITA. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat dengan knalpot tidak sesuai standar berhasil diamankan.

Kombes Pol Argo menegaskan bahwa patroli ini bertujuan merespons keluhan masyarakat terkait aktivitas balap liar dan penggunaan knalpot brong yang meresahkan.

“Malam ini kami melaksanakan patroli skala besar bersama rekan-rekan dari TNI dan Dishub untuk mengantisipasi adanya pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan balap liar dan penggunaan knalpot brong,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, baik siang maupun malam hari.

“Kami tidak serta-merta melakukan penindakan. Tujuan utama adalah memberikan edukasi lebih awal agar tidak terjadi gangguan kamtibmas maupun potensi kecelakaan di jalan,” jelasnya .

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Anoa 2025 yang dimulai sejak 14 Juli dan akan berakhir pada 27 Juli 2025.*

Gempa Bumi 5,1 Magnitudo di Laut Banda Wakatobi, Tidak Berpotensi Tsunami

KENDARIKINI.COM – Gempa Bumi tektonik dengan kekuatan 5,1 Magnitudo terjadi di Laut Banda, Kabupaten Wakatobi lafa Pukul 10.45 WITA, Minggu 27 Juli 2025.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan peristiwa tersebut terjadi di wilayah Pantai Timur Laut Wakatobi, Sulawesi Tenggara diguncang gempa tektonik.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,80° Lintang Selatan, 124,35° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 99 Kilo Meter arah Tenggara Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada kedalaman 623 Kilo Meter,” jelasnya.

Lanjutnya Jenis dan Mekanisme Gempabumi:
sengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dalam akibat adanya deformasi batuan akibat mekanisme slab pull pada Lempeng Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergeseran turun,” tambahnya.

Sambungnya berdasarkan estimasi peta guncangan, gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Binongko, Tomia, Togo Binongko, Wakatobi dengan skala intensitas III – IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” ungkapnya.

“Hingga pukul 11.10 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” tambahnya lagi.

Pihaknya juga menyampaikan kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkasnya.*

Dukung Dunia Pendidikan, PT KNN dan PT EKU Kembali Salurkan Bantuan Dana ke Mahasiswa

KENDARIKINI.COM – PT Konawe Nikel Nusantara (KNN) dan PT Elit Kharisma Utama (EKU) menyalurkan dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ke masyarakat dalam bentuk bantuan pendidikan.

PT KNN dan PT EKU yang beraktivitas di Kabupaten Konut secara berkelanjutan menyalurkan dan memberdayakan masyarakat lingkar tambang.

Bertempat di Kantor PT KNN dan PT EKU di Kelurahan Andonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari pada Rabu 27 Juli 2025 kembali menyalurkan bantuan pendidikan ke Himpunan Mahasiswa Langgikma (Himala).

PT KNN dan PT EKU menyalurkan bantuan pendidikan untuk mahasiswa yang berkuliah di Kota Kendari senilai Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah) untuk semester pertama perkuliahan tahun 2025.

“Ini bentuk komitmen perusahaan dalam hal ini PT KNN dan PT EKU dalam melaksanakan kewajibannya kepada masyarakat lingkar tambang,” kata Eksternal PT KNN dan PT EKU Khairul usai menyalurkan dana PPM.

Pihaknya menuturkan, salah satu kewajiban perusahaan kepada masyarakat lingkar tambang berdasarkan UU Minerba adalah Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

“Ini perintah undang-undang, sehingga hari ini kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melaksanakan kewajiban itu,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya juga telah beberapa kali menyalurkan PPM dan CSR terhadap masyarakat lingkar tambang.

“Jadi program pemberdayaan masyarakat ini juga berdasarkan usulan dari masyarakat, kita menampung aspirasi masyarakat, masyarakat butuh program apa, itu yang kita jawab dengan menyalurkan dana PPM sesuai kebutuhan masyarakat,” bebernya.

Ia juga menuturkan bahwa penyaluran dana PPM bertujuan untuk terwujudnya kemandirian masyarakat lingkar tambang.

“Sasaran utama PPM agar dapat meningkatkan akuntabilitas kinerja dan terwujudnya kemandirian masyarakat,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Kades Morombo Pantai, Imran Kamal menyampaikan apresiasinya terhadap PT KNN dan PT EKU.

“Perusahaan tidak pernah telat menyalurkan dana PPM dan CSR, bahkan sebelum mereka beraktifitas mereka sudah salurkan,” katanya.

Senada dengan hal tersebut Ketua Himala, Farhan juah mengapresiasi PT KNN dan PT EKU yang secara berkelanjutan membantu pendidikan masyarakat lingkar tambang.

“Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap PT KNN dan PT EKU yang secara berkelanjutan menyalurkan dana PPM dan CSR kepada masyarakat lingkar tambang,” jelasnya.

PLN Journalist Awards 2024, Dua Jurnalis Diberi Penghargaan

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) menyerahkan penghargaan bagi pemenang PLN Journalist Awards 2024 dengan tajuk Salurkan Energi Bersih, Wujudkan Kolaborasi. Sebanyak 18 karya jurnalistrik terbaik terpilih dari total 1.230 karya yang ikut serta dalam ajang tersebut. Menariknya, dua jurnalis dari Sulawesi Selatan kembali meraih penghargaan tertinggi dalam ajang PLN Journalist Awards 2024.

Penghargaan dari Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo diserahkan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah di Kantor PLN UID Sulselrabar, Makassar, Kamis (24/7).

Dua jurnalis dari Sulawesi Selatan yang meraih penghargaan adalah :
1. Andi Aan Pranata dari IDN Times Makassar dengan karya berjudul Berkah Setrum Bersih, Tambak Udang Kian Produktif meraih Juara 1 kategori Karya Tulis Feature.
2. Maman Sukirman dari koran Sindomakassar.com dengan karya berjudul PLN Menerangi Pulau 3T di Pangkep dengan Energi Bersih meraih Juara 1 kategori Foto Cerita.

Jurnalis IDN Times Makassar, Andi Aan Pranata mengapresiasi atas ajang yang konsisten digelar setiap tahun. “Ini merupakan ajang untuk mengasah ketrampilan kami para jurnalis untuk menyajikan informasi secara berkualitas dan menarik. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk menghasilkan karya yang berkualitas. Semoga ajang seperti ini terus digelar dan menjadi motivasi untuk rekan wartawan,” kata Aan.

Pada kesempatan yang sama, jurnalis koran Sindomakassar.com, Maman Sukirman juga berterima kasih kepada PLN. “Saya berhasil menang lomba foto lewat foto cerita tentang perjuangan tim PLN menerangi pulau-pulau terpencil di Kabupaten Pangkep. Dengan adanya award seperti ini, kami sebagai pewarta foto menjadi lebih bersemangat lagi menghasilkan visual-visual terbaik yang bercerita dan memberikan pesan positif tentang Indonesia,” ujar Maman.

GM PLN UID Sulselrabar, Esyansyah mengatakan, apresiasi ini merupakan bukti kekompakan, kebersamaan, dan semangat yang sama antara PLN dan insan jurnalis dalam memberikan informasi publik yang berkualitas.

“Saya begitu mengapresiasi adanya komunikasi antara insan pers dengan PLN. Dengan adanya kolaborasi ini, informasi terkait kerja keras yang dilakukan PLN bisa diterima masyarakat. Kami juga mengapresiasi seluruh jurnalis dari Sulselrabar yang turut mengikuti ajang tersebut,” ucap Edyansyah.

Edyansyah mengatakan, apresiasi ini merupakan bukti kekompakan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan yang dibangun antara PLN dan insan jurnalis. Secara khusus ia juga mengapresiasi dua jurnalis dari Sulawesi Selatan yang berhasil meraih juara dari karya muatan lokal. “Luar biasa dari 18 finalis, jurnalis dari Sulawesi Selatan mampu menyabet dua juara. Terima kasih kepada media yang turut memberikan karya terbaiknya dalam memberitakan informasi positif kepada masyarakat,” ujar Edyansyah.

Edyansyah juga optimis dengan terjalinnya kolaborasi PLN dengan awak media yang selama ini berjalan, informasi positif dapat tersampaikan kepada khalayak. Dirinyapun menilai transisi energi yang kini digelorakan juga mampu terkomunikasikan dengan baik berkat andil besar dari rekan-rekan jurnalis.*

Komitmen Terhadap Keberlanjutan di Peringatan Hari Mangrove Sedunia, PT Vale Tanam Ribuan Pohon

KENDARIKINI.COM – Di tengah krisis iklim global dan meningkatnya kerentanan wilayah pesisir terhadap abrasi serta penurunan keanekaragaman hayati laut, peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar simbol, melainkan panggilan untuk bertindak. Mangrove, sebagai garis pertahanan pertama terhadap perubahan iklim, kini berada dalam kondisi kritis. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari MINDID menjawab tantangan ini dengan aksi konkret, menanam 2.000 bibit mangrove dan melaksanakan restorasi lamun serta terumbu karang di kawasan pesisir Pasi-Pasi, Malili, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi restorasi jangka panjang PT Vale yang dilaksanakan bersama TNI Angkatan Laut (Danlantamal VI Makassar), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, organisasi konservasi, serta masyarakat sekitar, sebagai bentuk komitmen nyata praktik pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

“Kami tidak hanya menanam pohon, kami sedang menanam ketahanan untuk masa depan. Ini adalah bagian dari komitmen kami membangun pertambangan yang tidak hanya produktif, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Abu Ashar, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operations & Infrastructure Officer PT Vale yang didampingi oleh Chief Human Capital Officer PT Vale Adriansyah Chaniago.

Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, namun lebih dari 50% luasnya telah mengalami degradasi. Di kawasan pesisir Malili, hasil kajian ekologis yang dilakukan PT Vale tahun 2022 mengungkap data terhadap tantangan yang dihadapi:
• Terumbu karang sehat hanya tersisa 30,96 hektar dari total 111 hektar.
• Ekosistem lamun tersisa hanya 0,88 hektar.
• Hutan mangrove masih ada sekitar 647 hektar, namun dengan kepadatan yang sangat rendah dan fungsi ekologi yang menurun drastis.

Padahal, mangrove mampu menyerap karbon 3 hingga 5 kali lebih banyak dari hutan darat tropis, serta melindungi pesisir dari abrasi dan badai. Hilangnya fungsi ini berarti hilangnya perlindungan bagi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada laut untuk penghidupan dan ketahanan pangan.

“Kondisi ini adalah alarm. Jika ekosistem pesisir rusak, maka bukan hanya lingkungan yang terdampak, tapi juga ekonomi masyarakat dan harapan untuk pertumbuhan inklusif,” ujar Endra Kusuma, Direktur Hubungan Eksternal PT Vale.

Tak berhenti di penanaman mangrove, PT Vale juga melakukan restorasi bawah laut dengan menurunkan 50 struktur transplantasi terumbu karang (spider) dan membangun 20 rumah karang (nursery) di titik kritis kawasan Mangkasa Point. Kegiatan ini melibatkan Sorowako Diving Club (SDC), TNI AL Lantamal VI Makassar, Perwakilan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Yayasan Konservasi Cinta Laut Indonesia (YKCLI) dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar.

Penyerahan simbolik struktur restorasi dilakukan oleh Abu Ashar kepada tim lapangan yang akan melanjutkan kegiatan monitoring dan perawatan jangka panjang.

Penanaman mangrove bukan kali ini saja dilakukan oleh PT Vale, tapi aktivitas yang konsisten dilakukan sebagai bagian dari komitmen pada penerapan praktik pertambangan berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) atau Environment, Social, and Governanve (ESG).

Sebelumnya, PT Vale sudah melaksanakam penanaman sebanyak 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora aviculata sebagai bagian dari Aksi Iklim dalam rangka memperingati Hari Ozom Sedunia. Kegiatan digelar di Desa Pasi-Pasi Malili, Luwu Timur, pada 28 September yang dirangkaikan dengan pelepasan kepitimh bakau.

Bupati Luwu Timur, H Irwan Bachri Syam, melalui perwakilannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Morowali, Masdin menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi PT Vale.

“Kami berterima kasih kepada PT Vale. Mereka hadir bukan hanya sebagai pelaku industri, tapi juga sebagai mitra strategis yang menjaga lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, utamanya di area pesisir,” ungkap Masdin.

Sementara itu, Danlantamal VI Makassar, Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., M. Han menambahkan kegiatan penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang juga adalah bagian dari dari pertahanan negara di laut.

Menurutnya, TNI Angkatan Laut memiliki tanggung jawab moral dan strategis dalam menjaga wilayah perairan termasuk ekosistem pesisir melalui Lantamal VI yang secara aktif dalam program pelestarian pesisir dan pembinaan potensi wilayah maritim.

“Namun kami sadar bahwa tugas besar ini tidak bisa dijalankan sendiri sehingga sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah, dunia usaha seperti PT Vale dan masyarakat sipil menjadi kunci untuk memastikan warisan laut dan pesisir bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” ungkap Wahyudi.

Dia pun mengungkapkan apresiasi atas inisiatif PT Vale yang konsisten mendukung kegiatan pelestarian lingkungan termasuk kesadaran ekologis seperti penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang.

Kepala Desa Pasi-Pasi, Sofian Ibnu Hasim SE juga mengungkapkan apresiasi atas pelaksanaan penananman mangrove yang dinilai sangat bermanfaat bagi desa. “Alhamdulillah hari ini merupakan kegiatan yang baik bagi desa dan harapannya bisa kami lanjutkan dan memperbanyak penanaman,” pungkas Sofian.

Di tengah tantangan dunia terkait perubahan iklim, PT Vale percaya bahwa praktik pertambangan yang baik tidak bisa lepas dari nilai-nilai ESG (Environment, Social, and Governance). Restorasi ini bukan kegiatan insidental, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menyeimbangkan produktivitas industri dengan tanggung jawab terhadap bumi dan masyarakat.

Dengan melibatkan masyarakat lokal, PT Vale juga membuka ruang bagi ekonomi kreatif dan penghidupan alternatif bagi kelompok rentan di wilayah pesisir.

“Restorasi ini bukan akhir, melainkan awal. Setiap mangrove yang tumbuh dan setiap terumbu yang pulih, adalah bukti bahwa industri bisa menjadi bagian dari solusi iklim,” tutup Abu.*

Berikut Data Profil Kemiskinan dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Sultra

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Profil Kemiskinan Sulawesi Tenggara dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Sulawesi Tenggara.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (25/07/2025).

“Persentase Penduduk Miskin Maret 2025 tercatat sebesar 10,54 persen, turun 0,67 persen poin terhadap Maret 2024 dan turun 0,09 persen poin terhadap September 2024,” katanya.

“Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2025 sebesar 6,42 persen, turun dibandingkan September 2024 yang sebesar 6,78 persen. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2025 sebesar 13,13 persen, naik dibandingkan September 2024 yang sebesar 13,07 persen,” jelasnya.

Sambungnya Garis Kemiskinan pada Maret 2025 tercatat sebesar Rp 488.171/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 364.299 (74,63 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 123.872 (25,37 persen).

“Gini Ratio Maret 2025 tercatat sebesar 0,363 turun 0,002 poin jika dibandingkan dengan September 2024 dan turun 0,007 poin dibandingkan dengan Maret 2024,” ungkapnya.

Lanjutnya Gini Ratio daerah perkotaan pada Maret 2025 tercatat sebesar 0,359 turun dibanding Gini Ratio September 2024 yang sebesar 0,374 dan Gini Ratio Maret 2024 yang sebesar 0,392.

“Gini Ratio di daerah perdesaan pada Maret 2025 tercatat sebesar 0,345 naik dibanding Gini Ratio September 2024 yang sebesar 0,337 dan Gini Ratio Maret 2024 yang sebesar 0,330,” tutupnya.*

CIMB Niaga Kembali Raih Penghargaan Top 50 Perusahaan Terbuka

KENDARIKINI.COM – Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei (tengah) bersama Chair ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) YBhg. Dato’ Mohammad Faiz Azmi (kiri) dan CEO Minority Shareholders Watch Group (MSWG) Dr. Ismet Yusoff (kanan) saat penyerahan penghargaan Top 50 ASEAN Public Listed Companies dan Top 1 Indonesia PLCs untuk CIMB Niaga pada acara ASEAN Corporate Governance Conference and Awards 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/7/2025).

Penghargaan diberikan oleh ACMF dan MSWG berdasarkan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Regional Assessment 2024 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen CIMB Niaga dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten sesuai standar nasional, ASEAN, dan best practice internasional.*

Bank CIMB Niaga Hadirkan Inovasi Mudahkan Nasabah Beribadah Haji

KENDARIKINI.COM – Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah), sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), terus menghadirkan inovasi untuk memudahkan nasabah dan masyarakat dalam mewujudkan niat beribadah Haji.

Terbaru, CIMB Niaga Syariah meluncurkan fitur pendaftaran Haji secara online melalui aplikasi digital banking OCTO Mobile. Inisiatif ini semakin melengkapi layanan serupa yang tersedia sebelumnya melalui internet banking OCTO Clicks.

Melalui OCTO Mobile, kini proses pendaftaran Haji semakin praktis tanpa harus datang ke Bank dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag), karena telah terhubung dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dan layanan aplikasi Haji Pintar dari Kemenag.

Nasabah cukup membuka Tabungan iB Pahala dan mengisi formuliryang dibutuhkan hingga tuntas di OCTO Mobile, lalu melakukan setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), dan nasabah pun akan menerima nomor validasi untuk mendapatkan porsi Haji tanpa harus datang ke kantor cabang.

Head of Sharia Consumer Banking & Emerging Business Banking CIMB Niaga Bung Aldilla mengatakan, sebagai salah satu pelopor pendaftaran Haji secara online, CIMB Niaga Syariah terus berinovasi dalam menyediakan layanan pendaftaran Haji yang mudah diakses dari berbagai channelsesuai preferensi nasabah.

Kehadiran fitur pendaftaran Haji di OCTO Mobile, diharapkan dapat menjawab kebutuhan nasabah saat ini yang menginginkan layanan yang lebih praktis dan mudah diakses dari mana saja dan kapan saja.

Hal ini juga merupakan wujud nyata dari semangat Advancing Customer and Society untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat dalam mencapai harapan dan keinginannya.

“Masih dalam suasana bulan Haji, kami ingin memudahkan langkah bagi masyarakat yang berniat Haji dengan mengamankan porsi keberangkatannya melalui OCTO Mobile. Karena kami percaya bahwa ibadah Haji adalah perjalanan spiritual yang harus direncanakan dengan matang dan dimulai lebih awal. Dengan proses dan akses yang makin mudah ini, kami berharap lebih banyak nasabah yang segera mendaftar Haji,” kata Bung Aldilla di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Untuk mendukung kenyamanan nasabah, selain pendaftaran self service melalui OCTO Mobile dan OCTO Clicks, CIMB Niaga Syariah juga menyediakan layanan Teman Haji atau Hajj Business Sales Representative (HBSR), yakni tim pendamping profesional yang siap membantu nasabah memahami seluruh proses pendaftaran Haji, mulai dari pembukaan rekening, sampai mendapatkan porsi Haji baik secara online maupun melalui kantor cabang CIMB Niaga Syariah dan Kantor Pelayanan Haji Satu Atap Kemenag.

Dukungan lengkap ini diharapkan dapat meningkatkan customer experience nasabah, sehingga dapat lebih fokus mempersiapkan ibadahnya tanpa memikirkan perihal administrasi.

Dengan beragam inovasi dan kemudahan tersebut, CIMB Niaga Syariah mencatat pertumbuhan positif pendaftar Haji sebesar 10% pada kuartal I2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Saat ini, CIMB Niaga Syariah juga berada di posisi tiga besar nasional dalam jumlah jamaah Haji waiting list, sejajar dengan perbankan syariah besar lainnya.

Data tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendaftaran Haji yang ditawarkan CIMB Niaga Syariah.

Untuk mendukung perencanaan keuangan selama masa tunggu keberangkatan, CIMB Niaga Syariah menawarkan program Investasi Haji Muda.

Program ini memungkinkan nasabah mempersiapkan dana Haji secara rutin melalui investasi pada reksa dana syariah berisiko rendah, dengan pilihan setoran mulai dari Rp360 ribu per bulan.

Sejak diluncurkan pada 2022, lebih dari 15 ribu nasabah telah bergabung dan merasakan manfaatnya.

Tak hanya mendampingi niat Haji, CIMB Niaga Syariah juga hadir dalam momen penting ibadah lainnya.

Pada Iduladha 2025, melalui fitur pembelian hewan qurban di OCTO Mobile, CIMB Niaga berkolaborasi dengan 6 lembaga terpercaya yaitu Dompet Dhuafa, Baitul Maal Hidayatullah, Rumah Zakat, Al Azhar, LazisMu, dan Baznas.

Selain memberikan kemudahan bagi nasabah dalam menyalurkan qurbannya, CIMB Niaga juga memberikan program “reward berkah” kepada nasabah yang melakukan pembelian hewan qurban melalui 6 lembaga tersebut.

Inisiatif ini mendapat respons positif dan terbukti dengan meningkatnya jumlah transaksi pembelian hewan qurban hingga 92% dibandingkan tahun sebelumnya.

Komitmen sosial tersebut turut diperluas melalui program Sedekah Daging dalam inisiatif bertajuk “Semarak Iduladha 1446 H Bersama CIMB Niaga Syariah.”

Program ini diselenggarakan serentak di 29 Kantor Cabang Syariah (KCS), di mana masing-masing cabang menunjuk Mitra penerima manfaat sesuai kebutuhan lokal.

Selain itu, CIMB Niaga Syariah juga menggandeng LazisMu dengan menyerahkan tiga ekor sapi kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diserahkan di dua lokasi yaitu Yogyakarta dan Jakarta.

“Dengan menghadirkan layanan digital pendaftaran Haji serta kemudahan berqurban yang terintegrasi dan berdampak sosial, CIMB Niaga Syariah terus memperkuat perannya dalam mendampingi masyarakat menunaikan ibadah secara lebih terencana dan bermakna,” ujar Bung Ardilla.

“Melalui akses yang mudah, proses yang transparan, dan semangat pelayanan yang amanah, CIMB Niaga Syariah berupaya menjadi mitra yang siap hadir dalam setiap langkah menuju keberkahan,” pungkasnya.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti