KENDARIKINI.COM – Siaga SAR Khusus Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 telah berakhir ditandai dgn ditutupnya pelaksanaan Siaga SAR Khusus Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ini oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI Kusworo secara resmi pada sore hari ini di Basarnas Command Centre Kantor Pusat Basarnas yang diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis di seluruh daerah secara virtual.
Dalam sambutannya, Kepala Basarnas menyampaikan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada seluruh anggota yang melaksanakan Siaga SAR khusus ini hingga dapat berjalan dengan baik.
“Segala kekurangannya akan di evaluasi kembali agar selanjutnya dapat lebih baik lagi dalam pelaksanaan kedepannya,” katanya.
Diketahui kegiatan ini berlangsung selama 19 hari dimulai dari tgl 18 desember 2024 hingga 5 januari 2025.
Sementara untuk di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari sendiri secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan.
“Beberapa titik lokasi yang menjadi tempat pemantauan seperti pelabuhan nusantara. Pelabuhan wanci, pelabuhan wawonii, pelabuhan torobulu. Pelabuhan murhum, pelabuhan raha, pelabuhan penyebrangan kolaka – bajoe, bandara Haluoleo, bandara betoambari serta beberapa titik wisata didaerah kendari, kolaka, baubau, wakatobi. Luwu timur, konawe utara dan muna,” jelas Kepala KPP Kendari Amirudin AS melalui Humas Wahyudi.
Lanjutnya untuk arus mudik terpantau normal dan tdk terlihat terjadinya lonjakan pemudik yang signifikan, untuk tempat-tempat wisata yang terpantau, terjadi sedikit peningkatan dari hari-hari sebelumnya mengingat adanya beberapa hari libur yang berturut-turut.
“Sedangkan dalam rangka pengamanan di tempat-tempat wisata pada saat tahun baru terpantau aman dan terkendali,” ujarnya.
Sambungnya Untuk pelaksanaan Operasi SAR dikurun waktu 19 hari tersebut terjadi 2 Operasi SAR.
“Ops SAR kondisi membahayakan manusia terhadap 1 orang warga Desa Lapandewa yang dilaporkan hilang disekitar Sungai Langkumbe Kecamatan kulisusu Barat Kabupaten Buton Utara dimana korbannya ditemukan dalam keadaan selamat,” jelasnya.
Kemudian operasi SAR kecelakaan kapal terhadap 1 kapal GT 8 dengan POB 3 orang yang mengalami mati mesin disekitar perairan wanci Kabupaten Wakatobi dimana ke 3 orang POB kapal tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.*










