Selasa, Juni 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaOknum ABK Kapal Ferry Semumu Diduga Aniaya Warga di Wakorumba Utara

Oknum ABK Kapal Ferry Semumu Diduga Aniaya Warga di Wakorumba Utara

Kendarikini.com – Dugaan penganiayaan terjadi di Pelabuhan penyebrangan Ferry Labuan Bajo, Desa Labuan Bajo, Kecamatan Wakorumba Utara, Buton Utara pada Sabtu 9 Maret 2024.

Kejadian itu menimpa salah satu warga, La Ode Basrudin (37) di depan gerbang pelabuhan penyebrangan, dan diatas kapal ferry semumu, menurutnya sebelum itu tak ada sebab hingga pihaknya menerima dugaan penganiayaan.

“Kejadiannya dua kali, pertama didepan pelabuhan dilokasi acara dan kedua diatas kapal ferry,” katanya, Senin 11 Maret 2024.

Sambungnya saat itu tiba-tiba langsung mendapatkan dugaan penganiayaan, usai itu pihaknya menanyakan kenapa diperlakukan seperti itu.

“Dia malah mengajak berkelahi, saat itu saya ditengahi sama warga, dan saya tidak melakukan perlawanan dan tidak menggubris,” tambahnya.

Lanjutnya saat itu pihaknya beritikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini dengan bertemu dengan terduga pelaku.

“Setelah itu saya ke kapal ferry mencari yang diduga melakukan penganiayaan, namun ada oknum ABK (Anak Buah Kapal) lain, bahkan saya juga diancam mau dilaporkan polisi, saat itu saya dipanggil masuk di kapal feri, setelah tiba di kapal feri dilantai duanya, saya masuk di kamar ekonomi ferry semumu, tiba-tiba lampu kamar dimatikan, langsung saya dianiaya, sekitar 7 (tujuh) orang ABK,” jelasnya.

Pasca itu pihaknya berusaha melarikan diri, namun tetap mendapatkan dugaan penangiayaan.

“Pasca itu saya lari di parkiran mobil feri dilantai bawah, tapi saya dianiaya lagi saat itu dikasih mati lampu lagi, saya diinjak-injak, akibatnya gigi saya patah dan badan saya sakit-sakit usai mendapat pukulan dan diinjak,” ungkapnya.

“Saya juga sudah melakukan visum,” sambungnya.

Usai mendapatkan dugaan penganiayaan, pihaknya mengadukan hal tersebut ke Polsek Wakorumba Utara pada Sabtu 9 Maret 2024.

“Saya sudah adukan di Polsek,” ujarnya.

Sementara itu salah satu kerabat korban, La Ode Jannat meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas perkara ini.

“Kami minta pihak Polsek Wakorumba Utara untuk mengusut perkara ini,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta agar perkara ini diusut seadil-adilnya.

“Sekarang terduga pelaku masih berkeliaran, dan untuk itu kita minta pihak Polsek Wakorumba Utara untuk segera menangkap dan melakukan penahanan terhadap terduga pelaku,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Wakorumba Utara, Ipda Achmad Sudarminto saat dimintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp, membenarkan perihal aduan tersebut.

“Iya, korban sudah melapor dan diterima laporannya di Polsek dan penanganannya masih dalam tahap proses penyelidikan,” katanya.

Lanjutnya bahwa untuk saat ini pihaknya sementara melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Masih dalam tahap penyelidikan, masih tahap pemeriksaan saksi-saksi dan proses hukum tetap berjalan,” pungkasnya.

Media ini juga masih berusaha mengkonfirmasi pihak terkait lainnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -