KENDARIKINI.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis indikator ketenagakerjaan terbaru periode Februari 2026.
Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, di Kendari, Senin (4/5/2026).
BPS mencatat jumlah angkatan kerja Sultra mencapai 1.457,23 ribu orang pada Februari 2026.
Jumlah itu meningkat 27,41 ribu orang dibanding Februari 2025.
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga naik sebesar 0,02 persen poin dibanding tahun sebelumnya.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2026 tercatat sebesar 3,25 persen.
Angka tersebut turun 0,02 persen poin dibanding Februari 2025.
Jumlah penduduk bekerja mencapai 1.409,87 ribu orang atau naik 26,77 ribu orang dibanding tahun sebelumnya.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih mendominasi lapangan pekerjaan di Sultra.
Persentasenya mencapai 36,06 persen dari total pekerja Februari 2026.
Sektor perdagangan menyerap 15,06 persen tenaga kerja, disusul administrasi pemerintahan sebesar 8,59 persen.
BPS juga mencatat pekerja informal mencapai 875,04 ribu orang atau 62,07 persen dari total pekerja.
Namun angka pekerja informal turun 0,89 persen poin dibanding Februari 2025.
Tingkat setengah pengangguran turun 0,28 persen poin dibanding tahun sebelumnya.
Sementara tingkat pekerja paruh waktu juga turun sebesar 0,95 persen poin.*










