JAKARTA, KENDARIKINI.COM – INISIATOR mendorong pemerintah meningkatkan kesejahteraan jaksa setelah kontribusi besar terhadap penerimaan negara.
Direktur Eksekutif INISIATOR, Yakub F. Ismail, menilai penegakan hukum membantu pendapatan negara saat tekanan ekonomi global meningkat.
Menurutnya, Satgas PKH Kejaksaan Agung menyerahkan lebih Rp10 triliun kepada Kementerian Keuangan, Kamis (14/5/2026).
Selain dana, Satgas PKH juga menyerahkan 2,3 juta hektare lahan kepada BUMN Agrinas untuk dikelola pemerintah.
Yakub menyebut sebelumnya Satgas PKH juga menyerahkan aset senilai Rp5 triliun dan Rp11 triliun kepada negara.
Kejaksaan daerah turut berkontribusi memulihkan keuangan negara, termasuk Kejati Sumsel dengan nilai lebih Rp1,2 triliun.
Ia menegaskan tugas penegakan hukum memiliki risiko tinggi karena berhadapan dengan pelaku berpengaruh dan berkuasa.
Menurutnya, aparat penegak hukum di lapangan menghadapi ancaman keselamatan saat menjalankan tugas pemberantasan korupsi.
Yakub juga menyoroti tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan selama kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Kejaksaan dinilai konsisten menangani kasus korupsi besar dengan nilai kerugian negara mencapai triliunan rupiah.
Namun, Yakub menilai kesejahteraan jaksa masih tertinggal dibanding lembaga penegak hukum lainnya, termasuk KPK dan bea cukai.
Ia menyebut hampir 10 tahun gaji dan tunjangan jaksa belum mengalami kenaikan signifikan.
INISIATOR berharap pemerintah segera mengambil langkah meningkatkan kesejahteraan insan Adhyaksa demi menjaga integritas penegakan hukum.*










